Pertemuan La Liga dengan para pemain Amerika Utara dimulai pada hari-hari sebelum Perang Saudara Spanyol ketika seorang Meksiko yang kurang dikenal bernama Jose Ramon Sauto menandatangani kontrak dengan Real Madrid pada tahun 1933.

Itu menandai dimulainya babak baru dalam liga sepak bola yang relatif muda karena beberapa pemain lain dari wilayah tersebut juga menuju ke semenanjung Iberia tak lama kemudian.

Meksiko tetap menjadi eksportir utama pemain dari kawasan CONCACAF di La Liga hingga Amerika Serikat dan Kanada juga tiba menjelang akhir abad ini. Kasey Keller tiba di La Liga dari Amerika Serikat pada 1999, sementara Julian de Guzman pada 2005 menjadi pemain Kanada pertama yang menghiasi La Liga.

Hanya 45 pemain dari Amerika Utara yang telah menjalani karir di La Liga. Pada catatan itu, mari kita lihat 5 pencetak gol paling produktif dari kompetisi papan atas Spanyol.

5.Guillermo Franco (Meksiko) – 14 gol

Hubungan Villarreal dengan para pemain Meksiko sangatlah istimewa. Klub La Liga itu telah merekrut beberapa pemain dari negara tersebut di masa lalu. Salah satunya adalah Guillermo Franco, yang menarik perhatian klub dengan eksploitasi bersama San Lorenzo dan Monterrey.

Striker tersebut menjalani dua musim pertama yang mengecewakan, tetapi bangkit kembali pada musim 2007-08. Franco mencetak delapan gol dan membuat tujuh assist untuk membantu Villareal finish kedua klasemen.

Namun, di musim berikutnya, Franco kehilangan performa terbaik, gagal mencetak gol dalam 18 pertandingan berturut-turut. Itu membuka jalan untuk masa pinjamannya dengan West Ham United di Premier League.

4. Andres Guardado (Meksiko) – 15 gol

Pemain Meksiko lain yang sering bepergian dengan banyak silsilah Eropa adalah Andres Guardado. Dia bermain selama 11 tahun di La Liga dengan tiga tim berbeda, tetapi tugasnya yang paling menonjol adalah bersama Deportivo La Coruna.

Guardado bergabung dengan Galicia pada 2007 dan menikmati empat musim terbaik di La Liga. Setelah tim itu terdegradasi pada 2010-11, dia bertahan dan membantu mereka mendapatkan kembali promosi setelah hanya satu musim di divisi dua.

Striker tersebut juga pernah bermain untuk Valencia dan Real Betis di La Liga. Tapi kedua periode itu ternyata sangat mengecewakan, karena Andres Guardado hanya mencetak tiga gol dalam 150 pertandingan liga gabungan.

3.Giovani dos Santos (Meksiko) – 26 gol

Giovani dos Santos adalah pencetak gol produktif asal Meksiko lainnya di La Liga. Tapi dia tetap menjadi sosok yang sangat disayangkan karena banyak kegagalan di Spanyol.

Setelah promosi dari akademi Barcelona, ​​musim buruk dengan tim utama pada 2007-08 membuat Santos pindah ke Tottenham Hotspur. Tapi segalanya semakin menurun.

Advertisement

Dos Santos tidak pernah bisa pulih dan mencapai ketinggian yang seharusnya dia kembangkan meski mencoba peruntungannya dengan tujuh tim lain sejak meninggalkan London, termasuk tiga di La Liga.

Periode berikutnya bersama Racing Santander, Mallorca dan Villarreal hanya menghasilkan 23 gol La Liga dalam 102 pertandingan selama empat musim. Tapi untuk sesuatu yang positif, dia mampu mengumpulkan 28 assist.

2.Carlos Vela (Meksiko) – 69 gol

Pemain dari Meksiko saat ini membanggakan beberapa penyerang paling handal. Salah satunya adalah Carlos Vela.

Secara luas dianggap sebagai salah satu pemain terbaik yang pernah diproduksi El Tri, Vela kemudian gagal di Premier League bersama Arsenal menjadi legenda La Liga bersama Real Sociedad.

Menyusul masa pinjaman yang mengesankan dengan tim Basque di musim 2011-12, yang menghasilkan 12 gol La Liga dalam 35 pertandingan, striker itu dikontrak secara permanen. Vela melanjutkan dengan ritme yang sama selama lima setengah musim berikutnya.

Luar biasa serbaguna dan sangat kreatif, Vela mencetak 54 gol lebih banyak di La Liga selama periode ini, dengan penampilan paling produktifnya terjadi pada musim 2013-14 ketika ia mencetak 16 gol.

Kemampuan mencetak golnya yang produktif menjadi faktor pendorong dalam membantu Real Sociedad lolos ke Liga Champions dan Liga Europa. Vela juga memenangkan penghargaan ‘Player of the Season’ klub pada dua kesempatan.

1.Hugo Sanchez (Meksiko) – 234 gol

Cristiano Ronaldo mungkin adalah pemain terhebat untuk Real Madrid. Tetapi para pendukung Blancos di tahun 80-an mungkin melihat sedikit perbedaan, karena mereka masih mengidolai Hugo Sanchez.

Pencetak gol tak tertandingi yang terkenal karena finishing spektakuler dan tendangan volinya yang luar biasa, Sanchez termasuk dalam kelompok kecil pemain yang bermain untuk kedua tim kota Madrid, Atletico dan Real.

Namun, di Santiago Bernabeu, Sanchez menikmati kesuksesan terbesarnya. Dia bergabung dengan Real Madrid pada tahun 1985 setelah empat musim yang baik bersama Rojiblancos, yang menghasilkan 54 gol liga dalam 111 penampilan.

Setelah berada di sisi putih ibu kota Spanyol, mantan pemain timnas Meksiko itu tak terbendung, mencetak gol dengan kecepatan yang menakutkan dan memecahkan banyak rekor.

Dalam tujuh musim berikutnya, Sanchez mencetak 164 gol lagi di La Liga dari hanya 207 pertandingan. Dia bahkan mengangkat gelar liga dalam lima musim pertamanya di klub, bersama dengan lima penghargaan Sepatu Emas domestik.

Tidak banyak orang yang tahu, tetapi Hugo Sanchez juga bermain satu musim untuk Rayo Vallecano. Dia mencetak 11 gol liga pada musim 1993-94 untuk Rayo Vallecano, yang juga menjadi musim terakhirnya di La Liga.

Advertisement
Comments