Dengan jendela transfer Januari dibuka saat ini, klub-klub Premier League ingin menambah kekuatan tim mereka menjelang paruh kedua musim.

Dengan jadwal yang padat dan cepat selama periode liburan, banyak tim EPL cenderung bekerja terlalu keras dan lelah. Cedera juga biasa terjadi selama periode ini, dan itulah mengapa jendela transfer Januari tidak bisa datang pada waktu yang lebih baik untuk tim Premier League.

Ada beberapa rekrutan di bursa transger Januari yang menentukan selama bertahun-tahun di Premier League. Meski jarang, beberapa pemain di bulan Januari bisa mengubah nasib klub. Pada catatan itu, mari kita lihat lima pemain yang telah menghasilkan momen ajaib untuk klub Premier League setelah tiba di bulan Januari:

5.Bruno Fernandes (Manchester United)

Bisa dibilang Bruno Fernandes sukses besar di Manchester United. Gelandang Portugal itu bergabung dengan Setan Merah dari Sporting Lisbon pada Januari tahun lalu dengan bayaran awal sekitar 50 juta poundsterling.

Bruno Fernandes memiliki awal yang bagus untuk karirnya di United, membantu klub lolos ke Liga Champions musim lalu, mencetak 8 gol dan 7 assist dalam 14 pertandingan Premier League.

Pemain berusia 26 tahun itu juga tampil konsisten musim ini, setelah mencetak 11 gol dan membuat 7 assist dalam 16 pertandingan Premier League.

Kedatangan Fernandes telah memberikan dimensi baru dalam serangan Manchester United.

Gelandang itu selalu mencari ruang di sekitar area penalti lawan untuk bermain dengan rekan setimnya atau melakukan tembakan sendiri. Fernandes juga membuka kunci serangan untuk skuat Manchester United, dengan pemain seperti Marcus Rashford dan Anthony Martial yang paling diuntungkan.

Jika Manchester United ingin memenangkan Premier League musim ini, Bruno Fernandes diharapkan memainkan peran utama.

4.Pierre-Emerick Aubameyang (Arsenal)

Kapten Arsenal Pierre-Emerick Aubameyang dating ke Premier League seperti bebek ke air. Striker Gabon, yang bergabung dengan Arsenal dari Borussia Dortmund pada 2018 seharga 55 juta poundsterling, telah mengoyak pertahanan setiap tim Premier League sejak kedatangannya di kompetisi tersebut.  

Aubameyang menandai debutnya di Premier League untuk Arsenal dengan satu gol ke gawang Everton, mencetak 9 gol lebih banyak dan 4 assist dalam 13 pertandingan musim itu.

Pada 2019, sang striker Arsenal mendapatkan Premier League Golden Boot setelah mengantongi 22 gol dan 5 assist dalam 36 penampilan. Striker Gabon itu memainkan sebagian besar pertandingan yang datang dari sayap kiri.

Musim lalu, Aubameyang mengulangi catatan 22 gol-nya di Premier League, menyelesaikan satu gol di belakang Jamie Vardy, dengan striker tersebut sering bermain di sayap kiri untuk The Gunners.

Meskipun musim ini sang kapten Arsenal menjalani awal yang lambat, ia bisa segera kembali mencetak gol. Aubameyang telah menjadi striker yang diidam-idamkan Arsenal sejak kepergian Robin van Persie.

Kapten The Gunners itu mencetak gol untuk bersenang-senang dan dapat melakukannya dari berbagai posisi. Aubameyang telah menjadi penyelamat Arsenal beberapa kali di Premier League dan telah menjadi bagian integral tim sejak kedatangannya.

Advertisement

3.Luis Suarez (Liverpool)

Liverpool membayar Ajax senilai 23 juta poundsterling untuk membawa Luis Suarez ke Premier League pada 2011, jumlah yang tampaknya luar biasa. Pemain Uruguay itu kemudian menjadi salah satu penyerang terbaik dunia selama bertugas di Merseyside.

Penyerang timnas Uruguay itu mengantongi 69 gol dan 39 assist dalam 110 penampilan Premier League untuk Liverpool. Suarez tidak bisa dimainkan untuk sebagian besar waktunya di Premier League.

Striker tersebut kemudian memiliki salah satu rekor musiman terbesar sepanjang masa dalam musim terakhirnya bersama Liverpool. Suarez mencetak 31 gol dan 17 assist dalam 33 penampilan Premier League, memenangkan penghargaan Golden Bootr dan Premier League Player of The Season.

Luis Suarez adalah sosok yang memicu tantangan gelar Premier League untuk Liverpool pada 2014, tetapi itu bukan keberuntungan The Reds musim itu. Suarez akhirnya meninggalkan Liverpool ke Barcelona pada musim berikutnya dan melanjutkan warisannya sebagai salah satu striker terhebat sepanjang masa.

2.Virgil van Dijk (Liverpool)

Ketika Liverpool membayar 80 juta poundsterling untuk Virgil van Dijk pada 2018, semua orang tampak heran. Mantan bek tengah Southampton itu tampil solid untuk The Saints, tetapi tidak ada yang dia lakukan hingga saat itu dalam karirnya yang menjamin harga yang sangat mahal.

Maju cepat beberapa tahun, dan pria Belanda itu telah membuktikan semua orang salah di bawah Jurgen Klopp. Van Dijk telah menjadi salah satu bek tengah terbaik dunia dan menjadi alasan besar kebangkitan The Reds baru-baru ini.

Kehadiran van Dijk di lini belakang Liverpool telah membantu The Reds memenangkan Liga Champions dan Premier League. Eksploitasi bek timnas Belanda juga membuatnya memenangkan UEFA Men’s Player of the Year dan penghargaan Premier League Player of The Season pada 2019.

Namun, Premier League musim 2020-21 Van Dijk telah dipersingkat karena cedera ligamen yang dialami pemain itu saat melawan Everton.

1.Nemanja Vidic (Manchester United)

Siapa yang menyangka bahwa Manchester United hanya membayar 7,5 juta poundsterling untuk mendapatkan jasa Nemanja Vidic dari Spartak Moscow pada tahun 2006, karena bek Serbia tersebut kemudian menjadi salah satu bek tengah terhebat dalam sejarah Premier League.

Nemanja Vidic adalah andalan United di lini belakang dan membentuk apa yang mungkin menjadi pasangan bek tengah Premier League terhebat dengan Rio Ferdinand. Di bawah asuhan Sir Alex Ferguson, pemain Serbia itu memenangkan lima gelar Premier League dan satu Liga Champions.  

Dalam hal nilai uang, Nemanja Vidic bisa dibilang adalah rekrutan Januari terbesar dalam tiga dekade Premier League.

Advertisement
Comments