Serie A memiliki banyak klub besar seperti Juventus, Inter Milan, AC Milan, AS Roma, Lazio dan Napoli. Namun, performa klub baru-baru ini seperti Atalanta dan Sassuolo telah menambah intensitas liga domestik Italia.

Kekuatan besar Serie A bergeser dari kota Milan ke Turin di masa lalu saat Juventus menyapu sembilan kemenangan liga berturut-turut. Namun, di bawah bimbingan Antonio Conte, Inter Milan memenangkan Scudetto setelah 11 tahun dan tampaknya bertekad untuk melanjutkan performa mereka.

Persaingan di papan atas semakin ketat dengan semua tim memiliki kualitas merata. Selain itu, Serie A telah menghasilkan beberapa bintang berkualitas dan berikut adalah 5 yang terbaik di abad ke-21:

Fabio Cannavaro

Satu-satunya bek yang memenangkan penghargaan bergengsi Ballon d’Or yaitu Fabio Cannavaro.

Mantan bek tengah Los Blancos ini mencatatkan prestasinya saat bermain di Serie A. Ia memenangkan penghargaan Pemain Terbaik FIFA 2006 dan menjadi satu-satunya bek dalam sejarah yang meraih penghargaan tersebut.

Pada tahun yang sama, Fabio Cannavaro juga memenangkan penghargaan Ballon d’Or. Dan menjadi bek ketiga yang memenangkan trofi di belakang Franz Beckenbauer dan Matthias Sammer.

Mantan bek Juventus itu juga beberapa kali dilantik ke dalam FIFA World XI. Kapten pemenang Piala Dunia 2006 ini dianggap sebagai bek lengkap dengan keterampilan membaca permainan yang tak tertandingi.

Meskipun perawakannya relatif kecil sebagai bek tengah, kemampuan udara Cannavaro mengejutkan setiap lawan.

Gianluigi Buffon

Pencapaian Gianluigi Buffon sulit ditandingi oleh siapa pun. Meskipun memiliki slot kosong di lemari trofi Liga Champions UEFA, Gigi Buffon telah memenangkan banyak trofi tim dan individu selama karirnya.

Kiper berusia 43 tahun itu dipuji sebagai salah satu yang terbaik sepanjang masa. Beberapa bahkan menganggapnya sebagai yang terbaik.

veteran  Buffon
Advertisement

Dengan lebih dari 1100 penampilan karir profesional, Buffon memegang rekor terpanjang tanpa kebobolan dalam sejarah Serie A. Prestasi itu diraihnya di Serie A musim 2015-2016.

IFFHH pun menobatkan Buffon sebagai kiper terbaik abad ke-21.

Andrea Pirlo

Andrea Pirlo berada di urutan berikutnya. Keahliannya terletak pada ketenangannya, yang membuatnya mendapat julukan ‘Mozart’.

Pirlo bermain untuk tiga tim teratas di Serie A. Setelah menjadi penghangat bangku cadangan di Inter Milan, Andrea Pirlo beralih ke AC Milan, di mana dia membuktikan dirinya sebagai salah satu yang terbaik dalam sepak bola.

Ricardo Kaka

Pemain Brasil lainnya yang telah membuat rekor di Serie A adalah Ricardo Kaka.

Kaka adalah elemen kunci dari tim tangguh AC Milan selama satu dekade pertama abad ini. Mantan pemain nomor 8 Real Madrid itu adalah orang terakhir yang memenangkan penghargaan Ballon d’Or sebelum duopoli Ronaldo-Messi.

Kaka menghiasi Serie A dari 2003 hingga 2009 sebelum beralih ke La Liga. Ia kembali ke Serie A untuk satu musim pada 2013. Saat di Serie A, Kaka tampil sebagai pemain yang produktif dengan naluri gol. Tendangan jarak jauhnya adalah mimpi buruk setiap kiper.

Kaka bangkit menjadi salah satu penyerang terbaik di era modern.

Alessandro Del Piero

Pria yang dipensiunkan oleh Juventus dengan nomor punggung 10 yaitu Alessandro del Piero.

Del Piero bisa dibilang pemain Juventus yang paling berharga. Dia menghabiskan 19 tahun di Turin dan pensiun sebagai legenda klub pada 2012. Karir panjang Alessandro Del Piero di Serie A penuh dengan trofi individu dan tim.

Dia memiliki kemampuan untuk mengubah ritme permainan seorang diri di sepertiga akhir. Pencetak gol terbanyak sepanjang masa Juve juga memegang rekor penampilan terbanyak (705) untuk klub di semua kompetisi.

Del Piero adalah pengambil bola mati yang sempurna dan telah mengonversi 42 tendangan bebas untuk Nyonya Tua. Seorang tokoh populer di dalam dan di luar sepak bola, ketenaran Del Piero tidak pernah mengganggu penampilannya di lapangan.

Advertisement
Comments