Pada jendela transfer Januari, klub membeli atau meminjamkan pemain untuk memperkuat tim mereka sebelum paruh kedua musim dimulai.

Namun, tidak seperti di musim-musim lainnya, banyak klub sebagian besar mencari pemain yang dipinjamkan pada musim ini karena kesulitan finansial yang disebabkan oleh pandemi Covid-19.

Banyak pemain pinjaman yang tampil mengesankan musim ini dan mungkin mendapatkan kepindahan permanen dari klub induknya.

Untuk itu, mari kita lihat lima pemain pinjaman paling mengesankan di musim 2020-21:

5.Tiemoue Bakayoko (Chelsea/Napoli)

Tiemoue Bakayoko menghabiskan tiga musim terakhir dengan status pinjaman di klub berbeda, tampil mengesankan di setiap musim. Gelandang agresif Chelsea saat ini dipinjamkan ke Napoli dan telah menjadi salah satu pemain kunci mereka di lini tengah.

Memulai bersama Fabian Ruiz di lini tengah, pemain Perancis itu telah melakukannya tugas dengan sangat baik di depan lini pertahanan. Bakayoko telah membantu meringankan kehilangan Allan yang hengkang ke Everton di musim panas.

Jika dia terus bermain di level tinggi sepanjang musim, Napoli bisa membuat kesepakatannya permanen. Di usianya yang baru 26 tahun, Tiemoue Bakayoko bisa menjadi jangkar Napoli untuk tahun-tahun mendatang.

4.Federico Chiesa (Fiorentina/Juventus)

Ketika Juventus membawa Federico Chiesa dengan kontrak pinjaman dua tahun di musim panas, banyak yang mengira gelandang Italia itu akan membutuhkan waktu untuk membuktikan dirinya sebagai starter di lini tengah Bianconeri. Namun, Chiesa telah menjadi inspirasi untuk Juventus musim ini.

Gelandang ini membawa energi dan dorongan ofensif saat berada di lapangan. Keserbagunaan Chiesa di lini tengah memungkinkan dia untuk memulai di sisi sayap saat dibutuhkan.

Aspek utama yang membuat Federico Chiesa menonjol dari gelandang Juventus lainnya adalah kontribusinya di depan gawang.

Pemain Italia itu telah mengantongi enam gol dan lima assist musim ini. Dia adalah pencetak gol terbanyak kedua Juventus di belakang Cristiano Ronaldo. Di usia 23 tahun, Chiesa memiliki semua atribut untuk menjadi gelandang hebat Juventus berikutnya.

3.Weston McKennie (Schalke/Juventus)

Setelah dikirim ke Juventus dengan status pinjaman dari Schalke, wonderkid Amerika Serikat Weston McKennie telah dibawa ke Serie A dengan banyak keraguan. Namun sang gelandang telah menunjukkan performa yang sangat mengesankan di lini tengah Juventus dan telah menjadi salah satu pemain terbaik mereka musim ini.

Foto Marco Alpozzi/LaPresse 20 09 2020 Torino, Italia sport calcio Juventus Vs Sampdoria – Campionato di calcio Serie A TIM 2020/2021 – Allianz Stadium Nella foto: singolo palla al piede Weston McKennie (Juventus F.C.); Photo Marco Alpozzi/LaPresse September 20, 2020 Turin, Italy sport soccer Juventus Vs Sampdoria – Italian Football Championship League A TIM 2020/2021 – Allianz Stadium In the pic: Weston McKennie (Juventus F.C.); (Photo by Marco Alpozzi/LaPresse/Sipa USA)
Advertisement

Pemain berusia 22 tahun telah memainkan peran kunci dalam membawa keseimbangan di lini tengah Juventus dan sudah memiliki keterampilan dan ketenangan untuk mengontrol tempo permainan. McKennie juga menyumbang empat gol dan tiga assist dari lini tengah musim ini, termasuk gol cantik melawan Barcelona di Liga Champions.

Hampir tak terhindarkan sekarang bahwa Juventus bisa membuat kesepakatan pinjaman Weston McKennie menjadi permanen.

2.Angelino (Manchester City/RB Leipzig)

Angelino tidak memiliki waktu yang cukup di Manchester City, tetapi masa pinjamannya di RB Leipzig sangat luar biasa. Pemain Spanyol itu telah menjadi andalan di sayap kiri bagi tim Jerman itu sejak bergabung dengan status pinjaman tahun lalu.

Full-back itu adalah salah satu ancaman paling kuat dari sisi Leipzig dan bahkan menambahkan gol ke permainannya musim ini. Bek asal Spanyol itu telah menyumbang tujuh gol dan lima assist dalam 21 penampilan musim ini.

Perkembangannya sejak dipinjamkan ke klub Jerman telah membuatnya berada di radar Barcelona sebagai calon pengganti Jordi Alba.

1.Moise Kean (Everton/PSG)

Setelah periode yang buruk dengan Everton musim lalu, Moise Kean dipinjamkan ke PSG untuk musim 2020-21.

Everton membeli Kean dari Juventus, dengan striker Italia itu memiliki ekspektasi besar datang dari Italia, tetapi kepindahan itu tidak pernah berjalan seperti yang diharapkan.

Namun, sang striker telah menjadi pemain yang sama sekali berbeda dengan yang ada di Everton musim lalu. Kean tidak bisa beradaptasi dengan gaya permainan EPL dan sering ditinggalkan di bangku cadangan, tetapi musim ini, pemain berusia 20 tahun itu berkembang dengan status pinjaman di PSG.

Moise Kean, yang memiliki 11 gol dalam 19 penampilan untuk juara bertahan Perancis, menjadi pemain vital bagi PSG di musim yang membuat Neymar dan Mauro Icardi berjuang melawan cedera.

Striker tersebut sekarang tampaknya telah menemukan kepercayaan diri dan berkembang di Perancis. PSG bisa mengubah status si pemain menjadi permanen.

Advertisement
Comments