Pertumbuhan sepak bola klub selama beberapa dekade terakhir sangat mencengangkan. Jumlah uang yang dihamburkan ke dalam olahraga melalui sponsorship, investor yang mengambil alih klub dan hak siar TV sangat besar.

Itu telah membuat kompetisi klub papan atas seperti Liga Champions UEFA menjadi panggung yang ideal bagi para pemain top untuk menunjukkan kemampuan. Namun, jika ada yang bertanya kepada pemain profesional bagaimana perasaan mereka mengenakan seragam tim nasional, mereka akan menyebutnya sebagai salah satu momen paling spesial.

Mewakili negara masih tetap menjadi salah satu penghargaan tertinggi sepak bola. Itu terutama berlaku untuk para pemain muda yang baru memasuki dunia sepak bola profesional. Pelatih tim nasional di seluruh dunia terus mencari perbaikan untuk tim.

Pemain muda dinilai tinggi untuk tingkat energi mereka. Jika pemain seperti itu diberikan waktu bermain yang layak, mereka dapat mengembangkan atau menghancurkan karir mereka tergantung pada bagaimana mereka menangani kesempatan itu.

Di masa lalu, ada sejumlah pemain muda yang memudar di bawah beban ekspektasi. Namun, beberapa pemain muda yang didorong ke panggung internasional memiliki kualitas untuk bertahan dan berkembang dalam jangka panjang.

Dan berikut adalah 5 pemain muda yang berpeluan debut untuk negara mereka dalam jeda internasional November.

Lukas Nmecha – Jerman

Sebuah produk akademi Manchester City, Lukas Nmecha mewakili Citizens selama lebih dari satu dekade di jajaran akademi. Dia adalah pencetak gol yang produktif, mencetak 50 gol di semua kompetisi di level junior untuk City.

Selama periode itu, dia dipinjamkan ke Preston North End, Wolfsburg dan Middlesbrough. Itu selama masa pinjaman terakhirnya dengan Anderlecht di mana Nmecha membuat dampak besar, mengantongi 18 gol dalam 37 penampilan.

Wolfsburg memperhatikan apa yang tampaknya mereka lewatkan sebelumnya. Mereka mengontraknya dari Manchester City musim panas ini dengan kesepakatan permanen.

Sejauh musim ini, Nmecha telah mencetak enam gol dalam 15 penampilan untuk Wolfsburg. Dua di antaranya terjadi di Liga Champions UEFA. Striker itu juga telah menjadi bagian integral dari timnas Jerman U-21.

Aaron Ramsdale – Inggris

Kiper baru Arsenal, Aaron Ramsdale, tampil sangat spektakuler.

Kehadirannya di atas lapangan sangat menggetarkan, dan hasratnya terhadap sepak bola terlihat melalui banyak aksi di udara setelah melakukan penyelamatan. Cara dia membaca arah tembakan dan menjatuhkan tubuhnya untuk melakukan penyelamatan gemilang. Begitulah dampak si penandatanganan musim panas dengan memiliki tingkat keberhasilan penyelamatan terbaik di empat divisi teratas Inggris.

Mengingat Jordan Pickford dan Sam Johnstone juga bermain di divisi tersebut, eksploitasi Ramsdale membuatnya layak tampil untuk The Three Lions.

Dia telah mencatatkan tujuh clean sheet dalam 11 pertandingan untuk The Gunners

Advertisement
sejak melakukan debutnya di tim utama. Mempertimbangkan kemampuan memainkan bola dan jangkauan umpannya, Ramsdale harus membantu manajer Gareth Southgate membangun fondasi yang tangguh di lini belakang.

Thiago Almada – Argentina

Sejak melakukan debutnya untuk Velez Sarsfield pada 2019, Thiago Almada telah membuat 95 penampilan di berbagai kompetisi. Pemain ajaib Argentina itu telah mencetak 24 gol dan memberikan 11 assist. Itu cukup mengesankan mengingat dia berusia 20 tahun.

Mungkin banyak yang bertanya-tanya mengapa dia belum pernah bermain di tim nasional Argentina sebelumnya. Namun, dengan talenta kelas dunia yang dimiliki Albiceleste dalam menyerang, tidak mengherankan jika Almada harus menunggu waktunya.

Penyerang muda ini telah mencetak empat gol dan memberikan banyak assist untuk Velez musim ini. Panggilannya ke tim nasional memang pantas, dan penggemar sepak bola Argentina pasti ingin melihat bintang mereka dalam balutan seragam tim nasional.

Gabriel Magalhaes – Brasil

Bagaimana Arsenal berhasil mengontrak Gabriel dengan harga di bawah 30 juta poundsterling tanpa diperhatikan oleh klub besar lainnya akan menjadi misteri untuk waktu yang lama. Bek tengah Brasil itu mendominasi Ligue 1 bersama Lille pada musim 2019-2020, sebelum The Gunners merekrutnya musim panas itu. Dia menduduki sebagian besar statistik defensif, seperti tekel dan operan di liga musim itu.

Gabriel kini telah menerima panggilan senior pertamanya. Penampilannya di pertahanan Arsenal musim ini adalah bukti kualitasnya yang luar biasa. Dia memiliki rata-rata 1,3 clearance, 1,4 blok dan 4,3 blok yang mengesankan per pertandingan untuk The Gunners. Dia juga merupakan ancaman udara dalam serangan bola mati, yang dia tunjukkan dengan mencetak gol di Premier League musim ini.

Apakah dia akan menjadi starter masih harus dilihat, tetapi satu hal yang pasti adalah dia berpeluang jalani debut bersama timnas Brasil pada jeda internasional ini.

Emile Smith Rowe – Inggris

Keajaiban terbaru Arsenal bersama Bukayo Saka, Emile Smith Rowe akan menjadi salah satu yang harus dipantau selama jeda internasional ini. Smith Rowe telah mendapatkan panggilan pertama ke tim nasional.

Ada cedera dan masalah kesehatan untuk James Ward-Prowse dan Declan Rice masing-masing. Namun tidak perlu khawatir karena Emile Smith Rowe telah mencetak lima gol dan memberikan dua assist dalam 13 pertandingan untuk The Gunners musim ini. Manajer Inggris Gareth Southgate akan berharap pemain 21 tahun itu dapat membawa performa impresif itu ke lini tengah Inggris.

Kemampuan Smith Rowe menggiring bola melewati pemain sambil menjaga keseimbangannya adalah sesuatu yang bisa menguntungkan Inggris dalam serangan.

Advertisement
Comments