Euro 2020 sedang berlangsung dan semua negara yang berpartisipasi menurunkan pemain terbaiknya demi memenangkan gelar juara Eropa.

Dengan begitu banyak tim kuat di Euro 2020, sulit untuk memprediksi apa yang akan terjadi.

Raksasa Eropa seperti Belgia, Portugal, Perancis, Inggris, Jerman, Italia, Spanyol dan Belanda memiliki kedalaman skuat yang hebat. Dengan UEFA mengizinkan penggunaan maksimal lima pemain pengganti, tim akan memiliki banyak ruang untuk berimprovisasi selama pertandingan.

Dan berikut ini adalah 5 pemain yang bisa berkembang sebagai pemain pengganti ‘super-sub’ di Euro 2020.

Andrea Belotti (Italia)

Andrea Belotti telah menjadi salah satu striker paling diremehkan di Serie A selama beberapa tahun terakhir. Belotti kemungkinan akan digunakan sebagai pemain pengganti di Euro 2020 dan Ciro Immobile diperkirakan akan menjadi starter di depannya.

Belotti mencetak 13 gol dan tujuh assist dalam 35 penampilan untuk Torino di Serie A pada musim 2020-21. Dia jelas salah satu kuda hitam turnamen dan tim lawan harus waspada dengan apa yang bisa dilakukan Belotti dari bangku cadangan.

Il Gallo sangat atletis, memiliki kecepatan dan pembuka ruang di sepertiga akhir. Dia bisa mencetak gol dengan kedua kaki dan bisa bertarung dengan baik dalam duel udara. Kecerdasan taktis dan kecepatan Belotti secara teratur membantu dia masuk ke belakang pertahanan lawan dan begitu dia mendapatkan peluang, itu bisa jadi bahaya.

Olivier Giroud (Perancis)

Olivier Giroud telah menjadi penyerang tengah pilihan pertama Perancis selama beberapa tahun terakhir. Dia adalah pemain andalan di Euro 2016 dan Piala Dunia 2018. Giroud tidak seperti penyerang Perancis yang lincah. Posisinya, permainan hold-up, dan kemampuan aerialnya adalah yang membedakannya dari yang lain.

Giroud memainkan peran itu dengan sempurna di Piala Dunia 2018, tetapi di Euro 2020, ia kemungkinan akan digunakan sebagai pemain pengganti. Karim Benzema telah dipanggil kembali ke tim Perancis dan striker Real Madrid itu baru saja menunjukkan musim yang sangat baik bersama Los Blancos.

Giroud bisa menjadi pemain pengganti yang berdampak besar. Tinggi dan kemampuan udaranya membuat Perancis dapat menggoyahkan segalanya dalam serangan dan menempuh rute yang berbeda selama masa-masa sulit di Euro 2020.

Advertisement

Pedro Goncalves (Portugal)

Goncalves mengejutkan semua orang di musim debutnya bersama klub Portugal dan merupakan salah satu pemain terbaik di Liga Primeira pada musim 2020-21. Dia mencetak 23 gol dan lima assist dalam 37 penampilan untuk Sporting Lisbon musim lalu.

Namun, Portugal memiliki lini serang yang luar biasa yang mencakup pemain seperti Andre Silva, Cristiano Ronaldo, Diogo Jota, Bernardo Silva dan Bruno Fernandes. Dengan demikian, Pote kemungkinan akan digunakan sebagai pengganti dan pemain ‘super-sub’ yang mengubah pola permainan.

Leroy Sane (Jerman)

Jerman memiliki banyak pilihan kualitas dalam menyerang. Dengan penampilan Kai Havertz menjelang akhir musim, dia diharapkan menjadi starter. Thomas Muller datang dari musim yang brilian bersama Bayern Munich dan dia bisa bermain sebagai gelandang serang atau sebagai penyerang tengah.

Jika Muller memulai sebagai nomor 10, maka Timo Werner kemungkinan akan menjadi striker. Serge Gnabry kemungkinan akan mengambil posisi terakhir di garis depan karena ia telah menjadi andalan dalam serangan Jerman akhir-akhir ini.

Akibatnya, mantan pemain Manchester City Leroy Sane bisa digunakan sebagai pemain ‘super-sub’. Sane adalah pemain sayap yang lincah. Dia juga cerdas secara taktis dan menampilkan pergerakan hebat di sepertiga akhir lapangan.

Ousmane Dembele (Perancis)

Perancis memiliki salah satu tim terkuat menuju Euro 2020 dan kekayaan mereka dalam serangan membuat mereka menjadi ancaman besar seperti tim lain di turnamen. Karim Benzema diperkirakan akan memimpin serangan yang didukung oleh Kylian Mbappe dan Antoine Griezmann.

Tidak ada yang menggusur salah satu dari ketiganya dari garis depan pilihan Didier Deschamps. Tapi Ousmane Dembele sedang menjalani musim terbaiknya untuk Barcelona sejak pindah ke Camp Nou pada 2017.

Dembele cepat, lincah dan ambisius, yang berarti dia bisa menggiring bola, mengoper dan menembak dengan baik dengan kedua kaki. Pemain berusia 24 tahun itu akan menambah kecepatan serangan Perancis dan dia bisa membuktikan diri menjadi proposisi yang sangat dominan melawan pertahanan lawan yang lambat.

Advertisement
Comments