Euro 2020 dimulai pada bulan Juni tetapi beberapa bintang dikeluarkan dari tim nasional mereka meskipun penampilan cemerlang.

Tim-tim Eropa seperti Inggris, Perancis, Belgia, Jerman dan Italia memiliki banyak talenta dan percaya atau tidak, akan sulit bagi pelatih tim nasional untuk memilih skuat berisi 26 pemain.

Ini merupakan musim uji coba bagi beberapa pemain. Tidak banyak jeda antara musim 2019-20 dan 2020-21 dan banyak faktor, termasuk kelelahan dan momentum, yang berdampak pada performa beberapa pemain top.

Kurang dari sebulan lagi Euro 2020 digelar dan tim nasional satu per satu diumumkan. Namun 5 bintang ini sudah dipastikan absen di Euro 2020 karena tidak dipilih negaranya.

James Maddison mengalami musim yang pasang-surut. Setelah memulai musim dengan catatan cemerlang, kontribusi gelandang serang Leicester City itu telah menyusut dan dia kemungkinan tidak akan tampil dalam skuat The Three Lions untuk Euro 2020.

James Maddison (Leicester City)

Penurunan performa Maddison telah membuatnya dikeluarkan dari starting XI Leicester City dalam beberapa waktu terakhir. Faktanya, dia bahkan tidak menjadi starter di final Piala FA melawan Chelsea pekan lalu. Untuk memperburuk keadaan bagi Maddison, sedangkan Jesse Lingard memiliki peluang dan membuat kesan yang cukup.

Meskipun absen sepenuhnya untuk paruh pertama musim di Manchester United, Lingard terus bekerja keras di belakang layar dan dipinjamkan ke West Ham United pada Januari. Lingard telah mencetak sembilan gol dan memberikan tiga assist dalam 14 penampilan Premier League untuk The Hammers.

Gareth Southgate juga mengagumi Lingard dan sang gelandang memainkan peran besar dalam perjalanan Inggris ke semifinal Piala Dunia 2018. Dengan Jack Grealish, Mason Mount dan Phil Foden menjadi pesaing kuat untuk peran gelandang serang di Euro 2020, Maddison adalah pemain yang ditinggalkan.

Isco (Real Madrid)

Kebanyakan orang setuju bahwa Isco seharusnya meninggalkan Real Madrid beberapa waktu yang lalu. Meski sang gelandang telah memberikan aksi cemerlang, dia tidak pernah mampu mempertahankannya untuk waktu yang cukup lama. Dengan pemain seperti Luka Modric dan Toni Kroos, Isco selalu menghadapi perjuangan berat untuk menjadi andalan di starting XI.

Isco tidak disukai di bawah asuhan Zinedine Zidane dan baru starter delapan pertandingan La Liga musim ini. Dia belum mencetak satu gol pun musim ini dan hanya memberikan dua assist.

Pemain asal Spanyol itu telah digunakan sebagai pemain pengganti sebanyak 16 kali. Sederhananya, Isco tidak memiliki waktu pertandingan yang cukup untuk bermain bersama timnas Spanyol di Euro 2020.

Advertisement

Aaron Wan-Bissaka (Manchester United)

Aaron Wan-Bissaka menjadi salah satu bek terbaik di Premier League. Tetapi meskipun ada panggilan agar dia dipilih di Euro, Southgate kemungkinan menolak bek kanan Manchester United itu.

Pemain berusia 23 tahun itu belum melakukan debut untuk tim nasional Inggris.

Wan-Bissaka telah mencetak dua gol dan memberikan empat assist di Premier League musim ini dan telah menjadi salah satu pemain paling konsisten di tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer. Dia juga dipuji atas penampilannya di pertandingan besar dan dia bisa menjadi aset bagi The Three Lions ketika mereka menghadapi tim dengan banyak talenta menyerang seperti Perancis atau Belgia.

Namun, Inggris memiliki stok bek kanan dan setelah secara konsisten diabaikan oleh Southgate, peluang pemain Manchester United itu masuk ke dalam skuat sangat minim.

Saul Niguez (Atletico Madrid)

Saul Niguez menandatangani kontrak sembilan tahun dengan Atletico Madrid pada 2017. Klub cukup mempercayainya untuk memberinya kontrak selama itu. Namun, performanya telah menurun musim ini dan sang gelandang bahkan diperkirakan akan meninggalkan klub musim panas ini.

Keterampilan teknis, fisik, dan kecerdasan taktis Niguez membuatnya disayangi oleh Diego Simeone. Tidak ada keraguan atas komitmen atau loyalitas seorang Saul.

Saul, yang sudah lima musim menjadi pemain kunci Atletico Madrid, baru starter dalam 21 pertandingan La Liga musim ini. Dia mengalami masa sulit dan telah menunjukkan beberapa penampilan buruk musim ini. Ini bertepatan dengan Simeone yang memilih untuk mengadopsi pendekatan yang lebih ofensif, yang cukup berbeda dari filosofinya.

Saul juga telah ditempatkan di berbagai posisi musim ini, termasuk gelandang tengah, gelandang bertahan dan bahkan sebagai sayap kiri di beberapa kesempatan, tetapi dia tidak pernah benar-benar berhasil.

Trent Alexander-Arnold (Liverpool)

Meskipun ada peningkatan performa dalam beberapa pekan terakhir, Trent Alexander-Arnold kemungkinan akan dikeluarkan dari timnas Inggris. Southgate lebih suka orang-orang seperti Kieran Trippier, Kyle Walker dan Reece James dan meskipun ukuran skuad]t ditingkatkan menjadi 26, dia tidak mungkin menambahkan bek kanan baru.

Trent juga tidak membantu kasusnya untuk sebagian besar musim ini. Dia mengalami pasang-surut dan kemampuan pertahanannya terus-menerus dipertanyakan.

Trent Alexander-Arnold diklaim tidak membantu memberikan keseimbangan yang diinginkan Southgate. Akibatnya, ia cenderung menjadi korban.

Advertisement
Comments