Sepak bola mungkin merupakan olahraga tim, tetapi pemain tertentu cenderung mendapatkan perhatian lebih dari yang lain karena berbagai alasan.

Barcelona asuhan Pep Guardiola adalah tim luar biasa yang dipenuhi pemain kelas dunia di setiap posisi, namun pujian khusus diberikan untuk pemain seperti Xavi, Andres Iniesta dan Lionel Messi.

Demikian pula, laju menakjubkan Real Madrid dari tiga gelar Liga Champions berturut-turut membuat Cristiano Ronaldo menjadi pusat perhatian.

Dalam tim yang dominan, pemain yang rela melepaskan perhatian sering kali dibutuhkan. Para pemain ini mungkin bukan yang paling berkualitas dalam tim atau memainkan setiap pertandingan, tetapi mereka sangat penting dalam hal kontribusi.

Pada catatan itu, berikut adalah 5 pemain yang terlupakan ketika membawa klubnya sukses:

Paulo Ferreira | Chelsea | 2004-2013

Periode pertama Jose Mourinho sebagai manajer Chelsea melihat klub muncul sebagai salah satu tim terbesar di Premier League.

Mourinho tiba di Stamford Bridge setelah memenangkan Liga Champions dengan FC Porto. Chelsea juga berhasil mengontrak dua pemain FC Porto yang memainkan peran penting di Liga Champions yaitu Paulo Ferreira dan Ricardo Carvalho.

Ferreira bergabung dengan Chelsea dengan biaya sebesar 18 juta poundsterling. Mampu bermain di kedua posisi full-back, pemain internasional Portugal ini adalah pemain andalan Chelsea, membuat 214 penampilan di semua kompetisi selama bertugas di klub.

Dia memenangkan tiga Premier League dan satu gelar Liga Champions bersama Chelsea sebelum pensiun pada 2013.

Park Ji-sung | Manchester United | 2005-2012

Pemain yang sangat bugar yang terkenal karena kerja keras dan disiplinnya, Park Ji-sung menikmati status kultus di Manchester United.

Pemain internasional Korea Selatan ini bergabung dengan Manchester United dari PSV Eindhoven pada tahun 2005 dengan biaya sebesar 6,5 juta poundsterling. Park langsung menjadi pemain kunci di lini tengah Manchester United.

Sementara pemain Korea Selatan itu tidak memainkan setiap pertandingan, Sir Alex Ferguson lebih sering memainkan Park di pertandingan-pertandingan penting.

Park disayangi oleh penggemar setia klub berkat tingkat kerja dan energinya. Dia membuat 205 penampilan di semua kompetisi untuk klub, mencetak 27 gol. Dia meninggalkan Manchester United pada 2012 setelah memenangkan Premier League empat kali dan Liga Champions sekali.

John Arne Riise | Liverpool | 2001-2008

Seorang bek kiri yang suka ofensif, John Arne Riise adalah pemain konstan untuk Liverpool selama tujuh musim.

Advertisement

Riise bergabung dengan Liverpool dari AS Monaco dengan nilai transfer 5,5 juta poundsterling pada tahun 2001. Pemain internasional Norwegia itu langsung masuk ke dalam starting XI, mencetak gol-gol penting selama musim pertamanya dan tampil impresif dengan penampilannya di sayap kiri untuk Liverpool.

Mantan pemain Aalesund itu membuat 348 penampilan di semua kompetisi untuk Liverpool, mencetak 31 gol. Dia memenangkan Liga Champions bersama klub sebelum meninggalkan Liverpool pada 2008. Setelah tampil untuk klub seperti AS Roma, Fulham, Delhi Dynamos dan Chennaiyin, Riise pensiun pada 2017.

Keylor Navas | Real Madrid | 2014-2019

Salah satu pemain yang paling diremehkan di Eropa, Keylor Navas terus beroperasi di bawah radar meski bermain untuk PSG, salah satu klub terbesar di dunia.

Setelah Piala Dunia yang mengesankan untuk Kosta Rika pada tahun 2014, Navas bergabung dengan Real Madrid dari Levante dengan nilai transfer 9 juta poundsterling. Dia menghabiskan musim pertamanya di klub sebagai kiper pilihan kedua, karena legenda klub Iker Casillas lebih diutamakan.

Namun, setelah Casillas bergabung dengan FC Porto pada 2015, Navas menjadi kiper utama di Real Madrid.

Pemain internasional Kosta Rika itu tidak mengecewakan. Seorang kiper atletik dengan refleks yang baik, Navas menjadi bintang Los Blancos, memenangkan tiga gelar Liga Champions berturut-turut.

Kedatangan Thibaut Courtois pada 2018 sekali lagi membuat Navas tersingkir dan pemain berusia 34 tahun itu bergabung dengan PSG pada 2019 dengan biaya 13,5 juta poundsterling. Dia telah menjadi pemain kunci bagi raksasa Ligue 1 sejak kedatangannya.

Kolo Toure | Arsenal | 2002-2009

Seorang pemain kunci tim ‘Invincibles’ Arsenal di bawah Arsene Wenger, Kolo Toure menjalani karir yang luar biasa bagi klub dan negara.

Toure bergabung dengan Arsenal pada 2002 dan dimanfaatkan oleh Wenger di berbagai posisi. Namun, pada tahun 2003, manajer asal Perancis itu mulai menggunakan Toure sebagai bek tengah, di mana pemain internasional Pantai Gading itu membentuk kemitraan pertahanan yang kuat dengan Sol Campbell dalam musim EPL tak terkalahkan untuk The Gunners.

Bek tersebut membuat 326 penampilan di semua kompetisi untuk Arsenal sebelum bergabung dengan Manchester City pada 2009.

Setelah lebih dari 100 penampilan untuk Manchester City, dia menikmati masa-masa singkat bersama Liverpool dan Celtic sebelum pensiun pada 2017. Toure saat ini menjadi staff pelatih di Leicester City.

Advertisement
Comments