EURO 2016

Xherdan Shaqiri Sesalkan Perayaan Polandia

Xherdan Shaqiri memang sangat kecewa selepas Swiss tersingkir dari gelaran Piala Eropa 2016. Dirinya juga mengecam dengan perayaan  yang telah dilakukan oleh timnas Polandia selepas pertandingan.

Swiss memang berhasil menahan imbang Polandia hingga berakhirnya waktu tambahan pada pertandingan yang berlangsung di Stade Geoffroy Guichard pada Sabtu malam 25/6/2016. Swiss sebenarnya sempat tertinggal pada menit 39 melalui gol yang telah dilesahkan oleh Jakub Blaszczykowski. Tetapi Shaqiri akhirnya berhasil menyamakan kedudukan pada menit 82 melalui sebuah gol akrobatik indah yang diciptakannya.

Namun, gol yang telah tercipta melalui tendangan gunting tersebut, tidak cukup untuk mengantarkan Swiss bisa bertahan lebih lama di kompetisi paling akbar di Benua Eropa tersebut. pada babak penentuan di drama adu penalty, akhirnya Swiss pun harus mengakui keunggulan dari Polandia dengan skor 5 – 4 setelah Granit Xhaka gagal menjalankan tugasnya sebagai eksekutor penalty.

Kekecewaan atas kekalahan tersebut semakin menjadi-jadi setelah sikap yang ditunjukkan oleh para pemain Polandia. Selepas memastikan diri lolos ke babak selanjutnya, Blaszczykowski dan kawan – kawan nampak berlari dan merayakan golnya tepat di depan tribun penonton para supporter Swiss. Kritikan pun lantas dilontarkan oleh Shaqiri.

“Saya tidak harus bilang apa-apa. Mereka semua merupakan para pemain professional,” ujar Shaqiri sebagaimana yang telah dikutip dari Soccerway.

“Semestinya mereka juga mengerti apabila seharusnya mereka berlari menuju kea rah yang lain apabila ingin merayakan kemenangan tersebut. lantas, aku harus ngomong apa?,” tegas Shaqiri.

“Apa yang aku bisa katakan mengenai kekelahan ini? Kami memang kecewa, sebanarnya kami memiliki peluang untuk bisa meraih sebuah penghargaan yang istimewa. Namun kami haris bisa belajar atas semua ini,” imbuh pemain Stoke City itu.

“Kami semua memang bangga atas upaya yang telah ditunjukkan oleh semua pemain. Kami pun merasa bangga mampu bermain dengan seperti ini pada turnamen. Kami pun layak untuk bisa lolos menuju babak selanjutnya. Namun inilah akhir sepakbola. Adanya adu penalty memang selalu membuat peluang menjadi sama besar, 50 : 50,” pungkas pemain yang kini berusia 24 tahun tersebut.

Facebook Comments

Facebook Comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top