BERITA BOLA

Wonderkid Alert! 10 Pemain Muda Terbaik Eropa Musim 2016/2017

Kompetisi tahunan sepakbola Liga Eropa musim 2016/2017 sudah hampir berakhir. Tentunya, selain tim-tim kejutan, terdapat pula bakat-bakat muda yang mulai mekar seiring waktu dan menunjukkan potensi untuk menaklukkan dunia di usia yang masih belia. Berikut kami rangkumkan 10 nama pemain muda bertalenta dari lima Liga teratas Eropa (Inggris, Italia, Jerman, Spanyol dan Prancis) ditambah Liga Champions. Check them out!*

 

10. Alban Lafont (18 tahun)

Klub : Toulouse FC

Posisi : Kiper

Negara : Prancis

Penampilan : 37

Clean Sheets : 11

Satu nama yang mungkin paling asing di daftar ini, namun untuk pendukung Toulouse, Lafont adalah Gianluigi Donnarumma. Performa gemilangnya menghantar tim tersebut ke papan tengah Ligue 1 musim ini meski nyaris tanpa pemain bintang. Sejauh ini, Lafont telah melakoni peran deputi utama di bawah mistar dan diturunkan di 31 laga. Mengingat seorang kiper biasanya akan menjadi lebih baik seiring bertambahnya usia, bukan tidak mungkin kita akan menemukan nama Lafont lagi di tahun-tahun mendatang bersama klub-klub raksasa Eropa.

 

9. Renato Sanches (19 tahun)

Klub : Bayern Munich

Posisi : Gelandang (Box to Box)

Negara : Portugal

Penampilan : 39

Gol : 1

Setelah turut membantu Portugal menjuarai ajang Piala Eropa 2016, Renato Sanches hijrah dari Benfica ke Bayern Munich untuk mengasah kemampuannya di level teratas. Ia didatangkan ke Allianz Arena dengan banderol fantastis yang berkisar di angka 35 juta Euro. Sayangnya, hal tersebut tidak berjalan dengan mulus. Sanches kebanyakan diturunkan sebagai pemain pengganti oleh Carlo Ancelotti dan disarankan untuk pindah ke klub yang lebih membutuhkan dirinya. Kabarnya Manchester United dan Real Madrid tengah memonitor perkembangan sang gelandang tangguh untuk memakai jasanya di musim depan.

 

8. Marco Asensio (21 tahun)

Klub : Real Madrid

Posisi : Sayap

Negara : Spanyol

Penampilan : 30

Gol : 9

Melihat aksinya di perempat final Liga Champion menghadapi Bayern Munich, tak heran jika banyak yang menyangka Asensio adalah pemain veteran yang sarat pengalaman (dan mungkin bertanya-tanya dimana saja ia pernah bermain sebelum membela Madrid). Namun, pada kenyataannya, Asensio baru berusia 21 tahun, dan kendati cukup jarang dipercaya menghunin tim utama oleh Zinedine Zidane, ia masih mampu memberikan kontribusi yang cukup signifikan. Klub Inggris Liverpool kabarnya sudah menyodorkan tawaran sejumlah 50 juta Euro untuk meminang pemuda keturunan Belanda tersebut.

 

7. Julian Weigl (21 tahun)

Klub : Borussia Dortmund 

Posisi : Gelandang (Box to Box)

Negara : Jerman

Penampilan : 45

Gol : 1

Jangan terkecoh oleh statistik di atas. Julian Weigl memang tidak banyak berkontribusi di gol dan assist, namun pergerakannya yang brilian dan tak kenal lelah membuatnya kerap terlibat di banyak gol Dortmund sebagai pengumpan ketiga dan keempat. Weigl juga merupakan salah satu dari segelintir pemain yang secara terbuka disanjung oleh Pep Guardiola. Pelatih Manchester City itu menyebut Weigl memiliki tipe dan kemampuan yang sama dengan mantan anak asuhnya Sergio Busquets. Apa yang menjadi kelebihan Weigl adalah kemampuan latennya untuk membaca permainan. Hal yang sebenarnya membutuhkan kematangan usia dan pengalaman di level teratas. Bagi seorang pemain yang baru memasuki usia dua puluhan, kemampuan yang dimiliki Weigl itu tentunya merupakan hal luar biasa yang jarang dimiliki oleh bakat-bakat muda lainnya.

 

6. Youri Tielemans (19 tahun)

Klub : Anderlecht

Posisi : Playmaker

Negara : Belgia

Penampilan : 50

Gol : 18

Menjadi kapten Anderlecht di usia 19 tentu bukan hal sembarangan bagi seorang pemain, terlebih biasanya banyak rekan-rekan senior yang menolak untuk dipimpin seorang remaja. Namun masalah tersebut tidak terjadi pada Youri Tielemans. Pemuda Belgia itu malah mendapatkan respek dari seluruh rekan setimnya bukan karena ban kapten yang melingkari lengannya, melainkan kemampuannya mendikte permainan dari tengah lapangan. Melihat statistiknya yang luar biasa, sebenarnya Tielemans dapat menempati posisi yang lebih tinggi di daftar ini, namun karena Liga Pro Belgia bukanlah Liga papan atas Eropa, ia masih harus membuktikan sinarnya di Liga yang lebih kompetitif, misalnya Liga Inggris, dan melihat barisan peminatnya, bukan tak mungkin hal tersebut bakal segera terwujud bagi Tielemans.

 

5. Marcus Rashford (19 tahun)

Klub : Manchester United

Posisi : Striker

Negara : Inggris

Penampilan : 57

Gol : 12

Pada babak 32 besar Liga Europa dua musim silam, Anthony Martial mengalami cedera dan harus ditarik keluar. Penggantinya saat itu adalah seorang pemuda akademi berpenampilan standar bernama Marcus Rashford. Sang remaja tanggung kemudian mencetak 2 gol di pertandingan debut tersebut dan sejak saat itu tak pernah berpaling lagi. Mencetak sepasang gol lagi kala debut Liga Premiernya kontra Arsenal, dan 1 gol kala baru 10 menit berseragam Three Lions membuat Rashford menjelma menjadi bintang baru bagi pendukung Red Devils dan juga pengamat sepakbola Eropa. Musim ini, Rashford pun berhasil menembus tim inti di bawah asuhan Jose Mourinho yang terkenal selektif, serta berhasil membayar kepercayaan tersebut dengan menorehkan 12 gol.

 

4. Gabriel Jesus (20 tahun)

Klub : Manchester City

Posisi : Striker

Negara : Brasil

Penampilan : 42 

Gol : 20

Kala pertama didatangkan pelatih Pep Guardiola di bursa transfer musim panas, tak sedikit yang meragukan kemampuan Gabriel Jesus, dan banderol 27 Juta Euro yang ditebus City untuk mendatangkannya dari Palmeiras lebih banyak mengundang tanya ketimbang permakluman. Namun toh di tengah-tengah keraguan Jesus berhasil membuktikan kelasnya di Liga Inggris yang terkenal keras. Dari empat pertandingan pertama, Jesus mampu mencetak 3 gol di 3 laga berturut-turut. Sayangnya, cedera metatarsal menghambatnya untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya musim ini, namun ia telah pulih dan langsung memberikan kontribusi kala The Citizens menekuk Leicester dengan mencetak 1 dari 2 gol kemenangan.

 

3. Gianluigi Donnarumma (18 tahun)

Klub : AC Milan

Posisi : Kiper 

Negara : Italia

Penampilan : 38 

Clean sheets : 11

Nama yang satu ini sudah tidak asing bagi penggemar sepakbola. Penampilan gemilang Donnarumma di bawah mistar AC Milan telah menjadi fenomena, dan dirinya bahkan sudah digadang menjadi penerus utama Gianluigi Buffon di tim nasional Italia, namun banyak yang tidak menyadari bahwa Donnarumma bahkan belum genap berusia 20 tahun! Ia bahkan belum lahir ke dunia kala Buffon menikmati masa-masa awal kesuksesannya. Donnarumma dikenal piawai menggalang pertahanan dengan komandonya, dan juga acapkali membuat penyelamatan spektakuler yang jauh melampaui pengalaman serta umurnya. Dengan usia yang masih belia, ditambah potensi yang luar biasa, kehadiran Donnarumma bisa jadi mengawali generasi baru pemain hebat di jagat sepakbola.

 

2. Timo Werner (21 tahun)

Klub : RB Leipzig

Posisi : Striker

Negara : Jerman

Penampilan : 136

Gol : 35

Jika ditilik dari jam bermain, maka Timo Werner sudah bisa dikatakan sebagai pemain Bundesliga yang cukup ‘senior’. Di usia 18 tahun, Werner telah bermain di tim utama Vfb Stuttgart dan nyaris tak tergantikan, hingga akhirnya ia hijrah ke RB Leipzig dengan banderol 10 juta Euro dan membantu tim tersebut menjadi salah satu kejutan yang menyenangkan di Liga Jerman musim ini. Bersama Leipzig, Werner telah tampil di 32 pertandingan dengan torehan 21 gol, termasuk dua golnya kala Leipzig takluk dari Bayern Munich dengan skor 5-4. Werner dikenal sebagai striker komplit dengan postur sempurna dan determinasi tinggi. Sejumlah klub besar mulai dari Liverpool hingga Real Madrid tengah serius mengincar pemuda kelahiran Stuttgart tersebut. Akankah Werner melanjutkan kiprah gemilangnya bersama Leipzig ataukah mewujudkan mimpinya bermain di tim besar Eropa musim depan? Kita pantau kiprahnya bersama-sama.

 

1. Kylian Mbappe (18 tahun)

Klub : AS Monaco

Posisi : Striker

Negara : Prancis

Penampilan : 42

Gol : 25

Melihat kiprahnya musim ini, mustahil untuk tidak menempatkan Mbappe di posisi teratas daftar pemain muda bertalenta. Satu lagi produk asli akademi AS Monaco yang terkenal, Kylian Mbappe telah menaklukkan Ligue 1 dan juga Liga Champion berkat aksi-aksi gentasnya. Ketenangannya di muka gawang dan juga kecepatannya yang bukan main membuat Mbappe disebut-sebut sebagai titisan Thierry Henry di musim pertamanya sebagai pemain senior. Menjadi starter di 14 pertandingan, Mbappe secara rutin mencetak total 14 gol dan membuatnya memecahkan rekor Wayne Rooney sebagai pemain termuda yang mencetak 14 gol di lima liga teratas Eropa dengan usia 18 tahun 124 hari. Namun di Liga Champion lah Mbappe mengorbit dengan presisi. Ia menjadi pemain termuda dalam sejarah kompetisi tersebut yang mencetak gol di babak penyisihan, dan secara total membukukan 6 gol termasuk kala ia nyaris sendirian membantai Manchester City dan Borussia Dortmund. Bahkan saat timnya takluk dari Juventus di semifinal, Mbappe masih meneruskan tren positifnya dengan satu kali membobol gawang sang ‘Superman’ Gianluigi Buffon.

 

 

*Semua Statistik Dibuat Per 14 Mei 2017

 

Facebook Comments

Facebook Comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top