Piala Dunia

Uruguay vs Rusia: Duel Formalitas

Stanislav Cherchesov dan Oscar Tabarez harus menyulap pragmatisme dan momentum pada Senin malam ketika Uruguay dan Rusia bentrok di Samara.

Kedua tim telah memenangkan dua pertandingan pembuka dan sudah lolos ke babak 16 besar.

Andrei Kanchelskis mungkin menggambarkan pra-turnamen sebagai “tim Rusia terburuk yang pernah saya lihat” tetapi hal negatif semacam itu terhapus ketika menaklukkan Arab Saudi 5-0 pada malam pembuka sebelum menundukkan Mesir untuk meriah 6 poin.

Di sisi lain, Uruguay tampil kurang menghibur dan kurang meyakinkan, dimana kemenangan 1-0 atas Mesir kembali terjadi melawan Arab Saudi, tetapi tim asuhan Tabarez masih punya banyak potensi untuk pertandingan selanjutnya.

Perjuangan mereka sejauh ini berkat kekuatan di lini tengah, dengan Lucas Torreira memberi dampak positif setelah tampil mengesankan sebagai pemain pengganti melawan Saudi.

Di tempat lain, perwakilan dari Amerika Selatan ini harus memutuskan apakah akan mengistirahatkan Luis Suarez dan Edinson Cavani sementara Jose Gimenez dan Diego Godin mungkin juga akan dicadangkan agar lebih siap melawan Spanyol atau Portugal di babak berikutnya.

Bagi Rusia, ini adalah kasus untuk mempertahankan momentum sambil memberikan waktu pertandingan untuk pemain cadangan.

Yuri Zhirkov adalah salah satu pemain yang bisa absen, meskipun kembali dari cedera kaki untuk menghentikan pergerakan Salah dalam kemenangan 3-1.

Tim dokter Eduard Bezuglov mengatakan: “Setelah pertandingan melawan Arab Saudi, Yuri mengalami cedera tendon kaki. Dia melakukan pemulihan yang hebat, melakukan segala hal yang diminta dokter dari dirinya.

“Semua orang mengagumi Salah untuk bagaimana dia kembali setelah cedera bahunya dalam waktu kurang dari sebulan. Percayalah pada saya, Zhirkov memiliki masalah setidaknya seperti Salah, tetapi dia tetap bermain dan membuktikan level terbaiknya.

“Sekarang dia sudah pulih dan akan siap untuk pertandingan berikutnya.”

Para pemain Rusia jelas-jelas menikmati status terbaru setelah diragukan jelang Piala Dunia dan Aleksandr Golovin adalah pemain yang menjadi sorotan, dan dia mengatakan kepada FIFA.com: “Atmosfir Piala Dunia tidak dapat dibandingkan dengan apa pun. Ini sangat gila.

“Bahkan pertandingan Liga Champions melawan klub-klub besar seperti Manchester United tidak bisa dibandingkan dengan ini. Jelas karena Piala Dunia ada di negara kami, sebagian besar penggemar mendukung kami.

“Sangat menyenangkan melihat dukungan penuh seperti itu, stadion penuh di setiap pertandingan dan penting untuk tim kami.”

 

PEMAIN KUNCI

Uruguay – Lucas Torreira                                                      

Pemain berusia 22 tahun dari Fray Bentos, yang secara luas terkait dengan Arsenal, akan diberi kesempatan untuk mendapatkan tempat reguler di lini tengah Tabarez. Memiliki kemampuan kendali bola dan sebagai gelandang serbaguna, dia bisa membuktikan diri di pertandingan ini.

 

Rusia – Aleksandr Golovin

Memiliki daya jelajah lebih tinggi daripada pemain lain di turnamen dan telah muncul sebagai kekuatan pendorong ‘baru’ Rusia.

 

FAKTA

  • Rusia telah memenangkan 6 dari 8 pertemuan melawan Uruguay (D1-L1, termasuk sebagai Uni Soviet). Namun, kedua negara memiliki satu kemenangan masing-masing di putaran final Piala Dunia.
  • Rusia telah kalah masing-masing dari 4 pertemuan Piala Dunia terakhir dengan tim dari Amerika Selatan, hanya sekali mencetak gol termasuk kekalahan di Piala Dunia 1970 melawan Uruguay.
  • Rusia telah mencetak lebih banyak gol di Piala Dunia ini (8) dari yang mereka miliki di dua turnamen Piala Dunia sebelumnya jika dikombinasikan (6, di tahun 2002 dan 2014).
  • Masing-masing dari tiga negara Eropa sebagai tuan rumah Piala Dunia sebelum 2018 telah memenangkan tiga pertandingan grup (Jerman 2006, Prancis 1998, Italia 1990).
  • Rusia memiliki selisih gol +7 dalam dua pertandingan pembuka Piala Dunia di turnamen 2018. Ketiga negara tuan rumah sebelumnya memiliki selisih gol +5 atau lebih dalam dua pertandingan pembuka Piala Dunia termasuk memenangkan turnamen: Prancis (+7) pada tahun 1998, Italia (+6) pada tahun 1934 dan Uruguay (+5) pada tahun 1930.
  • Fernando Muslera bisa mendapat caps ke-100 untuk Uruguay di pertandingan ini.
  • Denis Cheryshev adalah pencetak gol terbanyak Rusia di turnamen dengan 3 gol.
Comments
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top