BERITA BOLA

Tragis! Tinggal Perlu 1 Poin, Amerika Serikat Malah Gagal Ke Piala Dunia

Di balik hasil-hasil gemilang nan dramatis di babak kualifikasi Piala Dunia, tersimpan juga sejumlah kisah miris. Seperti yang dialami tim nasional Amerika Serikat. Tinggal butuh 1 poin untuk lolos, eh, pasukan Bruce Arena malah harus rela tersingkir dari putaran final karena hanya bisa finish di posisi kelima penyisihan grup. Lah? Bagaimana bisa?

Bermain menghadapi tim juru kunci Trinidad & Tobaggo, Amerika Serikat hanya butuh hasil seri untuk mengamankan satu tiket ke Piala Dunia 2018 mendatang. Gagal meraup poin sekalipun, Amerika masih bisa lolos asalkan Panama dan Honduras takluk atau seri menghadapi dua tim pemuncak klasemen; Kosta Rika dan Meksiko.

Amerika Serikat mengakhiri babak pertama dengan defisit 2 gol secara mengejutkan dari Trinidad & Tobaggo. Namun setelah turun minum, bocah ajaib Cristian Pulisic kembali mempertunjukkan kebolehannya dan mencetak gol yang memperkecil kedudukan menjadi 2-1. Di saat yang sama, Panama mampu menyeimbangkan kedudukan dengan Kosta Rika lewat sebuah gol ‘hantu’ yang bila dilihat dalam tayangan ulang, belum menyentuh garis gawang sedikitpun. Di laga lainnya, gol bunuh diri kiper Guillermo Ochoa juga membuat skor laga Meksiko kontra Honduras menjadi 2 sama.

Dengan kondisi seperti di atas, Amerika Serikat sesungguhnya masih berpeluang lolos, bahkan ketika Romell Quioto mencetak gol kemenangan untuk Honduras atas Meksiko di menit ke 62, tim yang lebih beken dengan nama USMNT (United States Men National Team) itu ‘hanya’ harus menghadapi laga playoff menghadapi tim Asia Tenggara, Australia.

Tak dinyana, Roman Torres mencetak gol kemenangan juga untuk Panama di menit ke 88 dan skenario terburuk itu pun terjadi : Amerika Serikat (yang akhirnya kalah 2-1 dari Trinidad) mengakhiri penyisihan grup di posisi 5, hanya karena gagal memenangkan satu pertandingan tandang! Bisa dibayangkan betapa hancurnya perasaan para punggawa Amerika Serikat dan pendukungnya saat ini. Di dalam sistem yang sudah hampir menjamin kelolosan, negara Adidaya tersebut malah gagal total. Sejumlah pakar pun mensinyalir bahwa sepakbola negara Paman Sam akan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk dapat pulih seperti sediakala, terutama pada level kelembagaan.

Facebook Comments

Facebook Comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top