BERITA BOLA

Tinggalkan Wales, Coleman Akan Jadi Manajer Sunderland

Chris Coleman dilaporkan telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai manajer timnas Wales. Menurut BBC Sport, Coleman bakal menjadi manajer Sunderland. Kursi juru taktik The Black Cats memang tengah kosong pasca mereka memecat Simon Grayson yang hanya bertugas dalam 18 laga saja.

Coleman menjadi manajer Wales sejak tahun 2012 saat ia menggantikan Gary Speed. Ia mencatatkan 50 penampilan. Sebanyak 19 laga ia menangkan, 13 berakhir seri, dan sisanya kalah. Salah satu momen yang paling mengesankan saat Coleman membawa timnas Wales melaju sampai semifinal Euro 2016. Akan tetapi langkah mereka terhenti pasca dikandaskan Portugal dengan skor 0-2.

Kepergian Coleman juga diikuti asistennya Kit Symons. Legenda Wales Ryan Ryan Giggs dan manajer West Bromwich Albion, Tony Pulis, menjadi favorit bursa taruhan untuk menggantikan Coleman.

Kepala eksekutif Asosisasi Sepakbola Wales (FAW) Jonathan Ford mengatakan: “Kami sangat kecewa masa jabatan Chris sebagai manajer Wales berakhir.

“FAW dan Wales sebagai sebuah negara akan selalu berterima kasih atas pekerjaan yang telah dia lakukan selama enam tahun terakhir sebagai manajer tim nasional, dari perjalanan panjang dan luasnya Wales di luar sorotan media untuk berbicara dengan pemain dan pendukung, untuk membimbing kami ke semifinal Kejuaraan Eropa.”

“Kami berharap Chris sangat beruntung untuk masa depan saat dia kembali ke manajemen klub, sebuah keinginan yang selalu dia jaga dan bicarakan.” Tambah Ford.

Wales baru saja gagal mencapai putaran final Piala Dunia 2018. Perjalanan mereka berakhir usai kalah dari Republik Irlandia. Coleman mendampingi tim dalam 2 laga terakhir yakni saat Wales menelan kekalahan 2-0 dari Prancis dan imbang 1-1 melawan Panama pada November 2017.

Negosiasi antara Coleman dan FAW berlanjut setelah pertandingan melawan Panama. Pembicaraan tersebut berakhir seiring Coleman pergi. Coleman sering berbicara tentang harapan untuk kembali menangani klub dimana ia pernah membesut Fulham sebelum menangani Wales.

Comments
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top