Piala Dunia

Terjerat Kasus Doping, Kapten Peru Batal Tampil Di Piala Dunia

Kapten sekaligus pemain andalan tim nasional Peru, Paolo Guerrero, akhirnya resmi tidak dapat ikut serta dalam putaran final Piala Dunia Rusia mendatang. Hukuman kasus doping yang menjerat mantan striker Bayern Munich tersebut diperpanjang menjadi 14 bulan ke depan.

Kabar tersebut tentunya memukul telak kubu suporter Peru, pasalnya, Guerrero merupakan salah satu sosok kunci yang berperan besar dalam meloloskan negara Amerika Latin tersebut ke final Piala Dunia pertama mereka sejak tahun 1982. Sebelumnya, Guerrero sempat mendapatkan pemotongan masa hukuman, namun pengadilan arbitrase olahraga akhirnya mengabulkan banding dari agensi Anti-Doping Dunia untuk memperpanjang masa hukuman Guerrero yang sejatinya akan berakhir bulan ini.

Guerrero, yang saat ini berusia 34 tahun, terbukti positif menggunakan substansi metabolis kokain setelah hasil tes menunjukkan adanya kandungan benzolecgonine dalam tubuhnya. Namun para pengacara hukum Guerrero membantah tuduhan tersebut dan menyatakan bahwa kandungan itu tidak berasal dari obat-obatan peningkat performa, melainkan dari ‘teh yang terkontaminasi’. Pengadilan pun belakangan menyebut bahwa panel juri juga menerima bahwa Guerrero tidak secara sengaja bermaksud meningkatkan penampilannya dengan mengkonsumsi bahan terlarang tersebut, namun mereka menambahkan bahwa pemain yang bersangkutan juga bersalah karena kelalaiannya dan, kendati tidak signifikan, harus menerima hukuman terhadap perbuatannya tersebut.

Sementara Guerrero, yang saat ini bermain untuk klub Brasil Flamengo menegaskan bahwa ia tak melakukan kesalahan. “Tidak ada alasan bagi saya untuk disangsi” tegas Guerrero. “Saya tidak melakukan kesalahan dan saya percaya bahwa pengadilan akan membuat keputusan yang tepat” pungkas top-skorer sepanjang masa Peru tersebut.

Comments
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top