BERITA BOLA

Tentang Polemik Dianulirnya Penalti Riyad Mahrez

Laga antara Manchester City menghadapi Leicester di lanjutan Liga Premier Inggris pekan silam memang sarat kontroversi. Penggemar The Foxes bisa jadi menganggap hasil akhir laga kontra Manchester City tidak adil bagi mereka. Pasalnya, tim asuhan Craig Shakespeare tersebut sebenarnya memperoleh peluang emas untuk menyamakan kedudukan menjadi 2 sama jika saja tendangan Mahrez dari titik putih tidak dianulir oleh sang pengadil. Begini ceritanya.

Sorak sorai pecah membahana di Etihad Stadium kala David Silva berhasil membobol gawang Kasper Schmeichel di menit ke 29. Hanya enam menit berselang, striker Brasil Gabriel Jesus menggenapi skor menjadi 2-0 lewat sepakan terarahnya. Pertandingan berlangsung seru hingga ‘Samurai’ kebanggaan Leicester, Shinji Okazaki, mengangkat asa tim tamu melalui golnya di penghujung babak pertama.

Di menit ke 78, Leicester mendapatkan hadiah penalti setelah Riyad Mahrez dijatuhkan Nicolas Otamendi di kotak enam belas meter. Winger Aljazair itu pun memutuskan untuk mengambil sendiri tendangan dari titik putih, dan berhasil mengonversinya menjadi gol. Namun kejelian wasit Robert Madley membuat Mahrez dan Leicester harus gigit jari. Wasit menganulir gol tersebut sambil mengangkat kedua jarinya ke udara.

Usut punya usut, dalam tayangan ulang, Mahrez memang sedikit terpeleset saat menendang bola, dan sayangnya si kulit bundar dua kali menyentuh kakinya sebelum melayang ke dalam gawang. Meskipun kejadian tersebut berlangsung amat cepat, namun toh sejumlah pemain dan pelatih Pep Guardiola menyadari ketidakberesan dalam tendangan tersebut. Skor 2-1 pun bertahan bagi The Citizens hingga peluit panjang dibunyikan.

Tindakan pengadil Robert Madley itu pun sebenarnya sudah sesuai dengan aturan dalam Laws of the Game pasal 14 yang menyatakan bahwa penendang penalti tidak boleh menyentuh kembali bola jika bola tadi belum menyentuh pemain lain(baik lawan ataupun teman sendiri). Jika mengacu pada aturan tersebut, maka jelas Mahrez memang melakukan pelanggaran tak disengaja, sehingga penaltinya tersebut dianggap tidak sah dan tidak perlu diulang.

 

 

Facebook Comments

Facebook Comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top