BERITA BOLA

Tentang Jonny Evans Dan Game Football Manager Yang Angkat Karirnya Ke Tim Nasional

Di era modern seperti saat ini, video game bukanlah lagi permainan anak kecil semata. Ada banyak kisah mengenai orang-orang yang diselamatkan, baik secara ungkapan maupun secara harafiah, berkat sebuah video game, namun yang dialami oleh Jonny Evans cukup menarik. Mantan bek Manchester United itu membeberkan bahwa ia bisa memperkuat tim nasional negaranya berkat game komputer Football Manager.

Para pembaca Bolazola pastinya sudah tak asing dengan game Championship Manager / Football Manager. Permainan besutan Sport Interactive itu memang sangat adiktif, terutama bagi penggila bola, karena lengkapnya data pemain yang terdapat di dalamnya sehingga dapat diterapkan ke dunia nyata, dan bahkan menjadi alat bantu bagi pemandu bakat dan pelatih sejumlah klub besar Eropa saat ini. Dan berkat game tersebutlah karir Jonny Evans dapat naik ke level tertinggi.

“Sesungguhnya, itu adalah kisah yang lucu” buka Evans dalam wawancara di saluran Podcast milik Graham Hunter“Saya bermain, seingat saya melawan Jerman untuk tim U21 hari Jumat malam. (Kemudian) saya mendapatkan telepon di hari Sabtu malamnya. Saat itu Irlandia Utara baru dibantai Islandia dengan skor 3-0 dan (Pelatih Irlandia Utara Lawrie) Sanchez tidak senang. Saya mendapat panggilan ‘kami menginginkan anda di tim utama besok’ lanjut Evans mengenang. “Saya ingat waktu itu saya sedang berpesta, dan saya lanjutkan saja sampai usai sebelum bergabung bersama tim keesokan paginya. Setelah beberapa sesi, saya kira Sanchez melihat kemampuan kaki kiri saya, jadi dia berpikir ‘Baik, saya akan menaruhnya di posisi bek kiri di sesi ini'” Papar Evans kemudian.

“Setelah saya bermain sebagai bek kiri, saya rasa saya cukup mengesankan baginya hingga ia menghampiri saya dan berkata ‘Kau akan bermain'” tukas Evans menirukan ucapan Lawrie Sanchez kala itu..

Evans saat itu tengah bermain untuk Antwerp sebagai pemain pinjaman dari United, dan belakangan terkuak bahwa anak asisten pelatih Terry Gibson lah yang memberikan nama Evans pada ayahnya untuk kemudian diteruskan pada Lawrie Sanchez. Sang anak mengetahui tentang kemampuan Evans saat sedang bermain Football Manager.

“Terry Gibson kemudian memberitahu kenapa saya dipanggil (ke tim nasional Irlandia Utara). Sanchez saat itu tidak mengenal saya sama sekali. Saya bermain untuk tim cadangan. Dia (Gibson) bilang, kami tidak tahu apa-apa tentangmu, tapi anak lelaki saya melihatmu di (game) Championship Manager.”

Sejak saat itu, Evans, yang kini merumput bersama West Bromich Albion, tak tergantikan di lini belakang Irlandia Utara. Hingga saat ini ia telah mengoleksi 54 caps bersama tim nasionalnya dan mengemas 1 gol. Sungguh pencapaian yang tidak buruk bagi pemain yang ditemukan berkat game komputer, bukan?

Facebook Comments

Facebook Comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top