BERITA BOLA

Tentang Hugo Lloris Yang Tinggalkan Tenis Untuk Sepakbola

Kiper sekaligus kapten andalan Tottenham Hotspur, Hugo Lloris, belum lama ini mengungkap bahwa sepakbola bukanlah pilihan utama untuk karirnya. Ia malah lebih getol menekuni cabang olahraga tenis di masa kecilnya.

Dalam perbincangan dengan harian AS, Lloris mengaku bahwa kecintaannya pada sepakbola baru muncul saat ia memainkan olahraga tersebut di sela-sela hari istirahatnya berlatih tenis. “Saya memulai dengan permainan tenis lapangan. Kemudian, saat kami mendapat istirahat dari latihan rutin, saya diajak bermain sepakbola dengan teman-teman sebaya saya. Saat itu usia saya lima tahun” tutur Lloris mengenang.

“Saya tidak tahu kenapa saya mau menjadi penjaga gawang, mungkin karena saya berani untuk membuang badan saya ke kaki lawan untuk menghadapi resikonya” lanjut dia. “Saya percaya apa yang membuat saya tertarik untuk menjadi kiper di usia sangat muda adalah tanggung jawab yang datang dari hal tersebut”

Lloris mengawali karir profesionalnya di klub kota kelahirannya, Nice dan kemudian Lyon sebelum menerima pinangan Tottenham di tahun 2012 dengan banderol  11 juta pounds. Saat ini ia adalah salah satu pengawal mistar terbaik di Eropa dan telah bermain di 224 pertandingan bersama Spurs; sebagian besar dengan ban kapten melingkar di lengannya. Lloris juga menuturkan alasannya mau menerima tawaran Spurs untuk hijrah ke Liga Inggris.

“Mereka (Lyon) memberi lebih banyak kesempatan bagi punggawa muda dan saya pun hengkang. Jika saya mau terus berkembang, saya butuh sesuatu yang baru dan kemudian Tottenham pun datang. (Saat itu) adalah masa yang emosional, namun setelah dua tahun (pindah dari Lyon), saya melihat itu bukanlah klub yang saya harapkan. Struktur dan cara kami bekerja tidaklah cukup baik” tukasnya.

Facebook Comments

Facebook Comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top