La Liga

Tanggapi Komentar Gary Lineker, Zidane Sebut Benzema Salah Satu Striker Terbaik

Zinedine Zidane menyatakan bahwa kritikan Gary Lineker terhadap striker Real Madrid, Karim Benzema, sebagai hal “memalukan”.

Saat bermain imbang 1-1 melawan Tottenham di Liga Champions tengah pekan lalu, Lineker (mantan striker Inggris) berbicara melalui akun Twitternya sambil mengklaim Benzema adalah “anak laki-laki yang terlalu dibesar-besarkan” dan “tidak layak, tidak hebat”.

Pemain asla Prancis berusia 29 tahun itu mengalami periode buruk di depan gawang lawan pada pertengahan pekan, dengan Hugo Lloris membuat penyelamatan yang luar biasa untuk mengantisipasi sundulan jarak dekat.

Berbicara di depan pertandingan LaLiga melawan Eibar pada hari Minggu, Zidane mengatakan bahwa tidak realistis bagi Benzema untuk memberikan hasil yang produktif setara Cristiano Ronaldo.

Tapi dia memberi label pada strikernya itu sebagai orang terbaik untuk memimpin barisan depan Madrid, sebuah pernyataan tajam karena ada rumor bahwa Harry Kane bisa berada di radar Madrid untuk musim panas mendatang.

“Bukan hanya Karim, dia mengganggu saya dengan Karim karena bagi orang-orang yang tahu sepakbola, ini adalah sikap yang memalukan,” kata Zidane, menanggapi pandangan Lineke, kepada Marca (22/10/2017).

“Dia adalah nomor sembilan terbaik untuk Madrid. Karim tidak akan mencetak 60 gol, tapi dia akan mencetak 20 gol dan assist untuk 30 atau 40 lebih banyak.

“Ini mengganggu saya saat orang berbicara buruk tentang pemain saya. Bagi saya, Benzema adalah yang terbaik. Bagi saya, striker tidak hanya perlu mencetak gol. Karim memiliki segalanya, tidak hanya gol.

“Jika Karim berada di Real Madrid selama hampir 10 tahun, ini bukan kecelakaan. Dia selalu pulih dari segalanya, selalu menunjukkan kualitasnya.

“Di lapangan, dia adalah yang terbaik. Dia memiliki segalanya, setiap kualitas untuk pesepakbola kelas dunia. Dia bisa memperbaiki diri dan dia bekerja untuk itu. Ketika dia mencetak lebih banyak gol, dia akan lebih bahagia”.

Zidane juga ditanya tentang situasi timnya yang dianggap tak ada striker tunggal pengganti Alvaro Morata, dimana raksasa Spanyol itu terlihat kesulitan mencetak gol di awal musim, diikuti dengan sanksi pertandingan yang dijalani Ronaldo.

“Tidak ada masalah, siapapun bisa mengisi tempat yang kosong di tim ini,” Zidane menjelaskan.

“Morata adalah salah satu kehilangan besar bagi kami, tapi dia pergi karena keinginannya. Kami memiliki banyak pemain yang bisa bermain sebagai striker tengah.”

Comments
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top