BERITA BOLA

Taklukkan Tantangan! 10 Tim Yang Harus Kamu Jajal Di Game Football Manager 2018

Para gamers penggila sepakbola sudah tentu tidak asing dengan seri Football Manager. Permainan komputer yang menempatkan kamu sebagai pelatih kepala sebuah tim ini disebut-sebut sebagai salah satu simulasi terbaik di dunia yang bahkan sejak beberapa tahun terakhir membantu para manajer di kehidupan nyata untuk menemukan pemain muda potensial.

Tentunya sangat menggoda untuk membela tim-tim elit seperti Juventus, PSG, Manchester City atau Real Madrid, namun game ini menawarkan lebih dari itu. Terdapat ribuan klub dengan statistik akurat di berbagai divisi yang menanti untuk kamu angkat ke jenjang kesuksesan. Berikut daftar 10 tim paling menantang yang bisa kamu coba latih di Football Manager 2018. Minggir, Guardiola!

10. Everton (Liga Primer / Inggris)

Tim rival sekota Liverpool ini mengawali musim 2017 / 2018 dengan optimisme tinggi karena berhasil menggaet sejumlah pemain bintang berkualitas termasuk jebolan akademi klub paling sukses, Wayne Rooney. Namun pada perjalanannya, mereka malah terseok dan hingga nyaris setengah musim masih berkubang di dasar klasemen sementara. Permasalahan utama Everton saat ini, menurut sejumlah pengamat, adalah kurangnya penyerang dengan naluri ‘membunuh’ di lini depan, sementara mereka malah terlalu banyak memiliki Playmaker seperti Davy Klaasen, Gylfi Sigurdsson dan Rooney. Apakah kamu sosok yang bisa memaksimalkan para darah muda seperti Dominic Calvert-Lewin dan Tom Davies? Jika ya, jangan heran jika The Toffees bisa kamu bawa mengangkasa di Eropa hanya dalam beberapa musim saja.

 

9. Dundee United (Divisi Championship / Liga Skotlandia)

Meski namanya terkesan ‘unyu’, namun prestasi yang pernah ditorehkan Dundee United tidak main-main. Mereka tercatat sebagai satu-satunya tim Britania Raya yang memiliki rekor kemenangan 100% menghadapi Barcelona dan Manchester United. Ya, Dundee dua kali menyingkirkan Barca dari Liga Europa di tahun 1966 dan 1968. Saat ini, sayangnya mereka masih berkutat di Divisi Championship Liga Skotlandia setelah terdegradasi di tahun 2016 silam. Untuk kamu yang menyukai tantangan dan laga-laga dramatis, menukangi Dundee bisa membuatmu sangat bergairah. Tugasmu belumlah usai kala berhasil membawa Dundee kembali ke level teratas, namun setelahnya kamu juga harus menuntun mereka untuk bersaing secara rutin dengan Glasgow Celtic, yang bisa dikatakan memiliki kualitas jauh di atas Liga Skotlandia sendiri. Berani?

 

8. Vfl Wolfsburg (Bundesliga / Jerman)

Ibarat kapal laut, Vfl Wolfsburg sedang sangat membutuhkan nahkoda yang handal. Dua musim sebelumnya mereka mengakhiri musim di peringkat dua dan mencuri perhatian khayalak sepakbola, namun di musim berikutnya, mereka nyaris terdegradasi bila saja kalah play-off dengan Eintracht Braunschweig. Penjualan sejumlah pemain bintang seperti Andre Schurrle, Julian Draxler dan Kevin De Bruyne (!)  memang mempengaruhi kekuatan Wolfsburg secara signifikan, namun jangan salah, mereka bukanlah tim yang jelek. Materi pemain mereka saat ini disokong oleh para punggawa veteran berkualitas; seperti Mario Gomez dan Jakub Blaszczykowski. Saingan terberatmu untuk menaklukkan Liga Jerman adalah Bayern Munich dan Dortmund, tapi jangan remehkan pula tim-tim kuda hitam lain seperti RB Leipzig.

 

7. AS Saint-Ettienne (Ligue 1 / Prancis)

Kendati saat ini Paris Saint Germain menjadi tim penguasa Liga Prancis, tapi sejarah mencatat mereka bukanlah tim yang paling sering menjuarai Ligue 1. Klub yang mendapat kehormatan tersebut adalah AS Saint-Ettienne, yang memang sempat mendominasi di era 80’an. Musim lalu mereka mampu finish di peringkat 8 dengan skuad yang solid, namun sejumlah pemain andalan klub berkostum hijau tersebut, sayangnya, sudah berusia kepala 3; seperti Loic Perrin dan Stefan Ruffier. Keunggulan utama jika kamu menangani Saint Ettienne adalah biaya transfer mereka yang cukup mumpuni. Investasikan dana tersebut pada fasilitas klub, tim pemandu bakat (scout) dan pemain muda berharga murah. Bangkitkan lagi si ‘raksasa tidur’ ke era kejayaannya dan niscaya kebanggaan akan menjadi milikmu juga.

 

6. Parma (Serie B / Italia)

Di dunia sepakbola profesional, kondisi finansial bisa membuat klub manapun terhempas keras dan perlu waktu yang amat lama untuk bangkit. Tanyakan saja pada penggemar Parma. Di era 90’an, mereka adalah salah satu ‘Raja’ di Serie-A dan merupakan tempat berkumpulnya pemain bintang mulai dari Gianluigi Buffon, Fabio Cannavaro, Hernan Crespo, hingga Cristian Chivu dan Adrian Mutu. Pada tahun 2015 silam Parma bangkrut total dan harus terjerembab ke Serie D (setara divisi empat) dan mulai dari nol lagi dengan hanya bermodalkan nama besar. Saat ini, S.S.D. Parma Calcio 1913 masih berkompetisi di Serie B, namun dengan penanganan tepat dan ramuan strategi yang jitu, bukan tak mungkin dalam waktu dekat mereka akan kembali bersaing memperebutkan Scudetto dengan para rival klasik mereka seperti AC Milan, Juventus dan Internazionale Milan.

 

5. Roda JC Kerkrade (Eredivisie / Belanda)

Liga Eredivisie Belanda adalah kompetisi yang sulit bagi tim yang bukan bernama Feyenoord, PSV atau Ajax Amsterdam; terlebih untuk tim papan bawah Roda JC. Saat ini, mereka berpotensi menjadi tim ‘yo-yo’ yang kerap naik turun antar divisi, dan tugasmu sebagai pelatih pertama-tama adalah untuk menstabilkan performa agar lambat laun bisa menanjak ke papan tengah dan akhirnya bersaing di level teratas sepakbola Negeri Oranje. Yang lebih menantang lagi, keadaan keuangan Roda JC tidak bisa dikatakan sehat, sehingga aktifitasmu di jendela transfer akan terbatas. Inilah saatnya untuk menajamkan insting dan memoles bakat muda dari akademi klub agar kelak bisa jadi bintang yang akan mengangkat klub tersebut ke jajaran top Eropa. Bisa dong?

 

4. Bala Town (Liga Primer / Wales)

Wajar jika kamu tidak mengikuti kompetisi yang satu ini. Liga utama Wales saat ini didominasi total oleh satu klub, yakni The New Saints (TNS) yang telah menyabet nyaris seluruh trofi domestik di enam tahun terakhir. Tahun lalu, ada satu tim yang dapat menghentikan laju mereka di Piala Wales; Bala Town. Mendobrak dominasi TNS ibarat berperang hanya dengan membawa sebuah garpu; bukan mustahil, tapi luar biasa sulit dan butuh keberuntungan. Bala Town sendiri bukanlah tim besar di Liga Wales meski secara materi mereka memiliki sejumlah kecil pemain dengan pengalaman merumput di Inggris dan Skotlandia seperti Conall Murtagh dan Jordan Evans. Target jangka panjangmu jika menangani klub tersebut adalah menghancurkan dominasi TNS dan mungkin bisa melangkah ke fase 16 besar di Liga Europa. Itu saja sudah akan jadi pencapaian yang memuaskan!

 

3. Girona (La Liga / Spanyol)

Bermain di level tertinggi untuk pertama kali sepanjang sejarah tentu bukan sesuatu yang mudah, apalagi jika lawan rutinmu adalah tim-tim yang lebih terkenal dari sepakbola itu sendiri; seperti Real Madrid dan Barcelona, tapi inilah yang harus dilalui Girona FC. Total, seluruh pemain di klub ini hanya berharga 37 juta Euro dan stadiunnya pun hanya berkapasitas 13,500 kepala. Namun jangan remehkan ‘senjata rahasia’ mereka. Girona memiliki afiliasi dekat dengan Manchester City yang menguasai 44,5% kepemilikan saham, dan salah satu petingginya merupakan saudara kandung Pep Guardiola. Saat ini saja terdapat lima pemain pinjaman Girona yang berasal dari Manchester City, dan tentunya akan berdampak signifikan pada kekuatan klub. Mereka sempat menjadi buah bibir di awal musim kala menundukkan Real Madrid dengan skor 2-1. Apakah kamu bisa menjadikan hal itu sebagai hasil rutin mereka?

 

2. Atlanta United (Major League Soccer / Amerika Serikat)

Selain mengulang sejarah, di Football Manager 2018 kamu juga bisa memiliki kesempatan untuk menciptakan sejarah itu sendiri. Salah satunya lewat Atlanta United; tim yang baru dibentuk dan berkompetisi di awal tahun ini. Atlanta memiliki sokongan finansial yang besar dari sang pemilik, Arthur Blank, yang tak akan segan untuk merogoh kocek sedalam mungkin demi mendaratkan bintang-bintang Eropa ke klub ‘hijau’ tersebut, dan ini bisa kamu manfaatkan betul untuk meramu tim sesuai selera. Bahkan nyaris tidak ada staf kepelatihan kala kamu mulai melatih di klub ini, maka perekrutan besar-besaran langsung bisa kamu lakukan sesaat setelah menjabat. Di tim inti, hanya ada setidaknya dua mantan bintang Liga Primer Inggris yang menanti untuk kamu maksimalkan; yakni Brad Guzan dan Kenwyne Jones. Tapi kamu punya lebih dari cukup untuk membangun tim terkuat di AS dengan bermodalkan dana transfer puluhan juta dollar.

 

1. Forest Green Rovers (League Two / Inggris)

Uang, pemain bintang, sejarah, nama besar, adalah faktor-faktor yang bisa membuatmu tertarik untuk menangani sebuah klub, namun jika yang kamu cari adalah karakter kuat, Forest Green Rovers bisa jadi pilihan tepat. Tim asal Nailsworth ini baru saja promosi ke divisi dua Liga Inggris dan jelas bukanlah favorit di mata para petaruh. Uang kas Rovers tidak cukup banyak untuk bisa jadi bekal dana transfer, namun mereka sudah mencuri perhatian karena menjadi tim sepakbola vegetarian pertama di Britania Raya. Gol jangka panjangmu adalah membuat mereka mempromosikan ‘hidup sehat tanpa daging’ hingga ke Liga Primer Inggris. Rovers belum memiliki rival sengit di kancah Eropa, namun kalau boleh kami sarankan, mungkin Hamburger SV?

 

Comments
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top