Serie A

Tak Kunjung Raup Poin Penuh, Bos Inter Kritik Anak Asuhnya

Pelatih Internazionale Milan, Luciano Spalletti belum lama ini secara terbuka mengkritik performa anak asuhnya yang memang cukup buruk belakangan. Eks-juru taktik AS Roma itu menyebut timnya memiliki ‘karakter lemah’ selepas Nerrazurri (lagi-lagi) meraih hasil imbang kontra tim lemah, Crotone.

Setelah awal musim yang menjanjikan, performa Internazionale Milan secara drastis menurun hingga mereka belum pernah lagi sekalipun menang dalam delapan laga Serie-A terakhirnya. Peluang untuk bersaing dengan Napoli dan Juventus untuk memperebutkan gelar scudetto pun di atas kertas sudah nyaris musnah. Hal ini membuat Spalletti berang dan melontarkan kritik pedas pada para punggawanya.

“Jelas, sedikit kekuatiran sudah mulai menyeruak, karena kami tidak melihat banyak peningkatan bahkan setelah perubahan (taktik dan formasi). Kami tidak bisa hanya melempar topi ke udara, kami harus bekerja untuk mencari sedikit kepastian melalui latihan harian yang bisa memberi kami ide yang jernih untuk terus maju” ujar Spalletti gusar dalam suatu wawancara dengan Football Italia.

“Buktinya, memang ada beberapa kesulitan, karena setelah sepanjang waktu ini, kami belum memenangkan satu laga pun dan tak bisa bermain secara cair jua” imbuhnya kemudian.

“Kami berada di bawah rata-rata pada kurang lebih semua area. Beberapa pemain yang bisa membuat perubahan dan memberikan kualitas extra juga bermain di bawah standar. Pada akhirnya, tergantung pada apa yang kita lakukan setiap hari dan tia hari pula kami telah berlatih dengan baik, tetapi dalam situasi pertandingan, kami kurang percaya diri untuk mendapatkan hasil”

“Ketika sesuatu tidak beres, kami kehilangan kepercayaan diri dan sepertinya memiliki karakter yang lemah, Kami kembali merasa takut terhadap apa yang terjadi di masa lalu” tukas Spalletti dengan nada kecewa.

Saat ini, Inter tergeser ke posisi keempat setelah di paruh pertama bersaing ketat dengan Napoli dan Juve di tiga besar. Kini, mereka bahkan sepertinya hanya akan bisa memperebutkan tiket terakhir ke Liga Champion bersama Lazio, Roma dan Sampdoria.

Berbenahlah, Nerrazurri!

Comments
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top