BERITA BOLA

Suporternya Kembali Berulah, Hukuman Apa yang Diterima Persija?

Tiga kali sudah Persija telah mendapatkan hukuman denda karena ulah dari para suporternya. Namun, meski sudah mendapatkan sejumlah sanksi denda yang sebenarnya tidak sedikit, aksi menyalakan flare di dalam stadion masih juga dilakukan. Lantas, sanksi apa lagi yang pantas untuk diterima oleh para suporter Persija karena ulahnya pada pertandingan Jum’at malam 24/06/2016?

Apabila dengan menyalakan flare Persija telah didenda sebesar puluhan juta rupiah, terus sanksi apa yang akan mereke terima apabila suporternya telah memasuki lapangan dan terlibat bentrok dengan aparat keamanan?

Hal itulah yang sudah terjadi pada laga antara tuan rumah Persija Jakarta menjamu Sriwijaya FC pada pertandingan lanjutan Torabika Soccer Championship 2016 yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta pada Jum’at malam 24/06/2016.

Pada menit ke – 81 laga harus dihentikan sebab situasi tidak kondusif. Telah terjadi bentrokan antara para penonton dengan petugas keamanan pada tribun VIP Timur. Hal itu telah terjadi setelah ratusan penonton berusaha untuk memasuki lapangan pertandingan. Pada saat itu, kondisi kedudukan 0 – 1 bagi tim tamu, Sriwijaya FC.

Sebelumnya, pertandingan juga sempat dihentikan pada awal babak yang kedua. Hal itu dilakukan karena pekatnya udara karena bom asap serta flare yang sudah dinyalakan oleh The Jakmania. Asap tersebut sampai membuat salah satu pemain Sriwijaya FC, Wildansyah harus mendapatkan perawatan karena mengalami gangguan pernapasan. Dirinya pun akhirnya harus ditarik keluar dan digantikan oleh Zalnando.

“Kami begitu prihatin atas kejadian ini sehingga tidak akan memberikan toleransi atas pelanggaran disiplin ini,” sebagaimana keterangan pers yang telah dilakukan oleh PT Gelora Trisula Semesta yang merupakan operator  2016 ini.

“Semua fakta kejadian telah kami kumpulkan sebanyak mungkin. Pada saat ini juga masih berlangsung, juga termasuk dalam kinerja yang telah dilakukan oleh panpel secara keseluruhan,” imbuh keterangan tersebut.

Ironisnya, panpel Persija Jakarta sebelumnya juga sudah terkena getah akibat ulah dari para suporternya. Bahkan Persija pun telah terkena beragam sanksi denda dengan sejumlah nominal yang cukup besar. Panpel Persija sudah tiga kali terkena sanksi denda akibat ulah suporternya yang telah menyalakan flare. Pertama, saat Persija Jakarta menghadapi Persela Lamongan, dimana team panpel terkena denda sebesar Rp 15 juta. Yang kedua ketika Macan Kamayoran berhadapan dengan Semen Padang, mereka terkena denda Rp 10  juta dan yang ketiga denda paling banyak yaitu Rp 30 juta sewaktu Persija menjamu PS TNI.

Comments
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top