BERITA BOLA

Soal Sanksi Untuk Evra, Legenda Prancis Ini Berkomentar

Marcel Desailly dan Patrice Evra

Mantan pemain internasional Prancis, Marcel Desailly, berharap sikap Patrice Evra terakhir kali tidak membuat karirnya berakhir dengan aib.

Bek kiri Marseille itu menjadi pemain pertama yang dikeluarkan dari pertandingan sebelum kick-off dalam turnamen Liga Europa pada Kamis pekan lalu, saat ia tampaknya melepaskan tendangan pada salah satu penggemar klubnya sendiri sebelum melawan Vitoria Guimaraes.

UEFA memberinya larangan bermain satu pertandingan, sementara OM menangguhkan pemain berusia 36 tahun karena tidak senang dengan ungkapan di media sosialnya.

Dalam kemenangan Marseille atas Caen pada hari Minggu, para penggemar mengangkat sebuah spanduk yang menampilkan kata-kata “Evra keluar!” sementara bek itu merespons melalui Instagram dengan mengucapkan terima kasih atas penggemar “sebenarnya” atas dukungan mereka.

Desailly (pemenang Piala Dunia dan juara Eropa bersama Prancis) berharap karir Evra tidak ditentukan oleh momen buruk tersebut.

“Semua orang harus membuat pandangan sendiri tentang hal itu,” kata Desailly kepada wartawan, dikutip Sky Sport (7/11/2017).

“Dari saat Anda berada di dalam arena sepakbola, Anda berbicara tentang sepakbola, kadang-kadang sebagian penggemar melakukan hal-hal gila dan akhirnya pemain yang harus menjadi teladan.

“Jika begitu,  setiap orang bisa memiliki penilaian sendiri, jadi sekarang kita akan menyerahkan kasus itu pada Federasi Prancis dan akhirnya UEFA memutuskan apa masalahnya.

“Semua orang tahu Anda harus mencoba dan menjaga emosi Anda, tapi saya sangat sedih karena dia memiliki karir yang hebat dan saya tidak ingin dia menyelesaikan karir seperti ini.

“Dia punya alasan sendiri, saya harap dia akan meminta maaf dan dia bisa melanjutkan permainan.”

Legenda Prancis itu juga membahas tentang tim nasional yang akan tampil di Piala Dunia tahun depan, dimana banyak pemain potensial yang mengalami hambatan bahkan tidak terpilih di tim utama Les Bleus.

“Situasinya selalu rumit, siapapun yang menjabat sebagai pelatih tim nasional, ada tanggung jawab besar bukan hanya tentang pemilihan pemain, tapi juga moral dan pengaruh,” mantan bek Milan itu menjelaskan.

“Mungkin tahun depan, ada beberapa bintang Prancis yang tidak bisa membela negaranya. Saya menyesalkan hal itu, tapi situasinya bisa dipahami.”

Facebook Comments

Facebook Comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top