Bundesliga

Soal Cedera di Masa Lalu, Lewandowski Beri Saran Pada Metode Kepelatihan Ancelotti

Robert Lewandowski menyatakan bahwa metode latihan Carlo Ancelotti bisa disalahkan terkait masalah cedera Bayern Munich musim ini.

Franck Ribery, Thiago Alcantara, Thomas Muller, David Alaba dan Arjen Robben absen pada awal musim 2017-18, sementara Manuel Neuer adalah pemain yang harus absen sangat lama.

Ancelotti dipecat pada bulan September setelah kalah 3-0 dari Paris Saint-Germain di Liga Champions, dan kemudian Jupp Heynckes kembali ke Munich untuk menggantikan peran pelatih asal Italia tersebut.

Melihat situasi rekan-rekannya di awal musim, Lewandowski juga mengatakan bahwa timnya masih terkena dampak dari metode kepelatihan Carletto terhadap persiapan fisik, yang dikabarkan mendapat pertentangan dari beberapa pemain senior.

“Ketika banyak pemain yang cedera otot, Anda tidak perlu melihat minggu-minggu terakhir latihan, tapi kembali ke dua atau tiga bulan sebelumnya. Kemungkinan besar alasannya ada di sana,” kata striker Polandia itu kepada Bild (30/11/2017).

“Saya tahu bagaimana pelatih-pelatih sebelumnya menggunakan pendekatan yang lebih mudah dan juga efektif, mungkin gaya bermain juga mempengaruhi hasil di atas lapangan.

“Tapi, terkadang segala sesuatunya tidak berjalan baik karena ada batasan budaya dan juga momen-momen berbeda di satu liga dengan yang lainnya.

“Jadi menurut saya, pelatih sebelumnya (Carlo Ancelotti) harus lebih menganalisa apa yang terjadi dengan kondisi suatu pemain, dari mulai yang bugar sampai cedera berkepanjangan.”

Pemimpin klasemen Bundesliga itu ingin merespon kekalahan mengejutkan dari Borussia Mönchengladbach saat mereka menjadi tuan rumah atas Hannover pada hari Sabtu.

Melihat kondisi timnya saat ini, mantan pemain Dortmund itu optimis memenangkan pertandingan sampai akhir tahun.

“Dimulai minggu ini, kami akan menghadapi salah satu tim yang tidak bisa diprediksi dan sebaiknya rekan-rekan tidak meremehkan lawan siapapun itu. Pekan lalu ada yang tidak biasa, kemi menikmati permainan terlalu lama tanpa sadar skor di babak pertama,” dia menambahkan.

“Tapi ini adalah kekalahan pertama sejak Heynckes kembali. Kami masih di puncak klasemen dan siap mempertahankan posisi yang sama. Hanya saja terkadang fokus pemain harus diperbaiki lebih lanjut.”

Comments
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top