BERITA BOLA

Shevchenko Ditunjuk Sebagai Pelatih Tim Nasional Ukraina

Andriy Shevchenko merupakan salah satu pemain terbesar serta tersukses yang telah dimiliki oleh Ukraina. Setelah dirinya mampu tampil dengan gemilang saat masih aktif menjadi pemain, kini dirinya telah resmi ditunjuk untuk menjadi pelatih tim nasional Ukraina.

Shevchenko telah ditunjuk sebagai pelatih tim nasional Ukraina guna menggantikan posisi dari Mykhaylo Fomenko. Saat masih dibawah arahan Fomenko, sebenarnya Ukraina berhasil lolos menuju putaran final Piala Eropa, namun kemudian meraka pun harus tersingkir pada fase grup.

Setelah pelatih sebelumnya, Fomenko telah mundur dari jabatannya, Shevchenko pun dianggap sebagai kandidat yang terkuat yang pantas menjadi penggantinya. Pada hari Jum’at 17/7/2016 waktu setempat, akhirnya pria yang kini berusia 39 tahun tersebut resmi ditunjuk untuk mengisi kursi kepelatihan tim nasional Ukraina. Sebagaimana yang telah diberitakan oleh Sky Sports.

Sebelumnya, Shevchenko tidak pernah menduduki jabatan menjadi pelatih kepala. Dirinya sebelumnya hanya menjadi asisten pelatih Fomenko saat gelaran Piala Eropa 2016. Pada tiga pertandingan yang telah dilalui oleh Ukraina di fase grup kontra Jerman, Irlandia Utara serta Polandia, mereka selalu mengalami kekalahan.

Shevchenko semasa masih aktif sebagai pemain, pernah meraih kesuksesan besar ketika dirinya mampu meraih penghargaan Ballon d’Or pada tahun 2004. Itu merupakan pencapain individual tertinggi baginya.

Ketika bersama dengan Dinamo Kiev, klub profesional pertama yang diperkuatnya, Shevchenko telah mempersembahkan 12 gelar juara. Karena terus bersinar di Liga Ukraina, akhirnya Shevchenko diboyong oleh AC Milan tahun 1999. Bersama AC Milan, dirinya berhasil memberikan gelar Scudetto, Piala Super Italia, Coppa Italia, Liga Champions serta Piala Super Eropa.

Setelah tujuh musim bersama AC Milan, akhirnya Shevchenko hijrah ke Chelsea pada tahun 2006. Namun sayang, Shevchenko gagal bersinar di Liga Premier Inggris. Bahkan Shevchenko telah dianggap sebagai salah satu pembelian terbesar yang gagal di Liga Premier Inggris. Bersama Chelsea, dirinya mampu meraih PIala Liga Inggris, Piala FA serta Community Shield. Kemudian Shevchenko sempat kembali ke AC Milan dan akhirnya memutuskan untuk gantung sepatu di Kiev pada tahun 2012.

Comments
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top