BERITA BOLA

Roy Hodgson Khawatir Hasil Buruk Berkelanjutan Setelah Hasil yang Mengecewakan

Roy Hogson menggambarkan kekalahan dalam pertandingan pertamanya sebagai manajer Crystal Palace sebagai pengalaman menyakitkan. Dia juga mengatakan bahwa tugas utamanya adalah mencegah pemainnya menggali lubang mereka sendiri.

Palace menemukan diri mereka berada di dasar klasemen Liga Primer tanpa kemenagnan dan tanpa sekalipun mencetak gol dalam lima pertandingan pembukaan kampanye yang menjadi catatan rekor terbarum dan mereka saat ini menghadapi serangkaian jadwal yang menakutkan.

Gol Steven Davis di menit keenam telah memastikan Southampton memenangkan pertandingan dengan skor tipis 1-0 dan menghancurkan situasi kembalinya Hodgson ke klub tanah kelahirannya di Croydon setelah ditunjuk untuk menggantikan Frank De Boer sebagai manajer pada awal pekan lalu.

Tim tamu sendiri sebenarnya telah menunjukkan upaya untuk mencetak gol, namun sekali lagi tidak memiliki kualitas untuk melakukannya dan kepastian di area serangan. Gol terakhir di liga mereka dicetak oleh Patrick van Anholt dalam kemanangan kandang 4-0 melawan Hull City pada tanggal 14 mei di pertandingan terakhir mereka di musim lalu dan harapan mereka mempertahankan kampanye mereka di Liga Primer Inggris, setelah berhasil promosi pada tahun 2013 silam, sudah mulai menunjukkan kesuraman saat ini, mereka kini akan menghadapi perjalanan beruntun untuk bertemu dengan klub Manchester sebelum menjamu Chelsea di pertandingan berikutnya.

“Hari ini saya pikir adalah penampilan yang mengecewakan,” kata Hodgson tentang apa rasa sebagai manajer pertamanya sejak kekalahan Inggris ke Islandia pada babak 16 besar di Euro 2016 hampir 15 bulan yang lalu. “Kecemasan yang ada di sana untuk semua orang untuk melihat di babak pertama pada khususnya, tidak membuatnya lebih mudah, tentu saja, setelah kami kemasukan gol pertama.”

“Hari ini menyakitkan dan saya khawatir akan menyakitkan dalam beberapa saat ke depan, tapi tidak mungkin anda bisa membicarakan hal itu dan tidak ada gunanya membuat pernyataan berani yang mungkin tidak dapat diratifikasi dengan cara tertentu, Kami harus mulai bekerja,” ujar Hodgson.

“Saya tidak menyarankan pekerjaan yang kami lakukan di lapangan latihan akan menghasilkan dua atau tiga pemain seperti Messi dan Ronaldo, tapi kami perlu meningkatkan kekuatan kami, menutupi kelemahan dan bersikap analitis dalam penilaian kami terhadap para pemain untuk memastikan kami mendapatkan 11 pemain terbaik di atas lapangan,” pungkasnya.

Facebook Comments

Facebook Comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top