BERITA BOLA

Ronaldo dan Statistik Selama Berkarir Sebagai Pesepakbola Profesional

Perekrutan Cristiano Ronaldo yang mengejutkan sekaligus sensasional oleh Juventus dari Real Madrid menjadi berita panas dalam dua pekan terakhir, namun ada banyak hal yang menarik dari striker asal Portugal itu.

Memiliki berbagai kesuksesan di semua kompetisi, pemain sayap yang berubah menjadi striker tengah itu telah memecahkan rekor dalam sepakbola Spanyol dan Eropa menyusul perpindahan dari Manchester United pada tahun 2009.

Bahkan ketika masih bermain di Premier League, Ronaldo memecahkan rekor dan memenangkan semua kompetisi besar di Inggris sampai meraih trofi Liga Champions yang membuatnya dinobatkan sebagai pemain terbaik dunia pada thaun 2008.

Dan dengan sembilan musim bertugas di Los Blancos sudha dijalaninya, mantan pemain Sporting CP itu tampaknya memiliki visi khusus ketika hijrah ke Juventus, tepatnya di kompetisi Serie A.

Banyak yang beranggapan bahwa pemain yang memenangkan Euro 2016 lalu itupun merasa tertantang menaklukkan liga-liga besar Eropa, dan ingin membawa setiap klub yang dibelanya memenangkan Liga Champions.

Tapi ada catatan menarik dari seorang Ronaldo dibanding pesepakbola terkenal lainnya, dan mungkin pemain berjuluk CR7 ini bakal membuat rekor baru di Italia bersama Juventus.

 

658 – Dalam 915 penampilannya sebagai seorang profesional, Ronaldo telah mencetak rata-rata luar biasa dari 0,7 gol per pertandingan, mencapai total 658.

152 – Pemenang lima kali Liga Champions itu telah mencetak lebih banyak gol antara menit ke-76 dan menit ke-90 daripada periode 15 menit lainnya.

69 – Musim paling produktif dari striker 33 tahun itu adalah pada 2011/12, ketika ia mencetak 69 gol di musim ketiganya bersama Real Madrid.

450 – Tidak ada pemain dalam sejarah yang mencetak gol lebih kompetitif untuk Real Madrid daripada superstar Portugal tersebut (meskipun Real Madrid mengklaim penghitungan Ronaldo berada di 451 gol).

10 – Juve akan merasa senang karena Ronaldo di berada pihak mereka jika melihat seperti apa hasil Bianconeri selama melawan Real Madrid, dimana pemain ini selalu berhasil membobol gawang raksasa Turin ketika masih ada Buffon dibawah mistar gawang.

120 – Harapan sang jawara Serie A untuk meraih gelar Liga Champions sejak tahun 1996 pasti akan dibantu oleh akuisisi pencetak gol terbanyak sepanjang masa kompetisi tersebut.

Comments
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top