BERITA BOLA

Roberto Mancini Enggan Bahas Peluang Melatih Italia

Mungkinkah Roberto Mancini menggantikan Gian Piero Ventura sebagai pelatih tim nasional Italia? Pelatih Zenit itu bersikeras bahwa dia bahagia di Rusia.

Ventura, 69, dipecat oleh Federasi Sepakbola Italia (FIGC) setelah Italia gagal lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak tahun 1958.

Mantan pelatih Manchester City dan Inter itu – yang memenangi Premier League dan Serie A serta memenangkan 36 caps internasional untuk Italia sebagai pemain – dianggap sebagai salah satu kandidat untuk mengisi kekosongan tersebut, bersama dengan Carlo Ancelotti, Fabio Capello dan Fabio Cannavaro.

Namun, pria 52 tahun itu tidak memiliki rencana untuk meninggalkan Zenit, di mana ia baru bertugas pada bulan Juni.

“Saya tidak terkejut nama saya telah disebutkan dalam daftar, karena mereka juga mendiskusikan rekan kerja dengan pengalaman kemenangan di berbagai negara,” kata Mancini kepada Match TV (17/11/2017).

“Tapi saya senang berada di Petersburg, jadi saya tidak memikirkan Nazionale. Tujuan saya adalah memenangkan gelar liga Rusia.”

Mancini, yang membawa Zenit berake posisi dua klasemen Liga Primer Rusia dan terpaut tiga poin dari Lokomotiv Moscow setelah 16 pertandingan, menambahkan: “Seperti rekan senegara saya yang lain, saya ingin melihat Italia di Piala Dunia di Rusia. Melihat mereka mengalami kegagalan adalah kesedihan yang luar bias bagi saya.

“Saya lahir setelah tahun 1958, terakhir kali tim kami gagal lolos ke Piala Dunia, jadi saya tidak tahu apa artinya tidak berada di sana. Kini saya bisa mengakuinya dan rasanya sangat sedih.”

Pada kekalahan di babak play-off dari Swedia, Mancini mengatakan: “Saya pikir Nazionale sangat tidak beruntung, terutama di leg kedua ketika mereka menyia-nyiakan banyak peluang. Tapi sepak bola adalah olahraga yang sangat aneh.

“Ada masa ketika semuanya melawan Anda dan Anda tidak dapat melakukan apapun tentang hal itu. Dan hasilnya membuat kita kehilangan tim Italia di Piala Dunia.

“Di semua tim nasional, harus ada pergeseran generasi di beberapa titik, dan Italia pada memilikinya, tapi saya pikir mereka akan segera kembali menjadi yang terbaik di dunia sepakbola karena ada banyak anak muda berbakat.”

Comments
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top