BERITA BOLA

Review GW 11: Deretan Manajer yang Terancam Dipecat

Pekan kesebelas Premier League sudah berakhir. Ada tim yang meraih hasil sempurna, ada pula tim yang menderita. Tentunya pencapaian tim akan berpengaruh pada nasib manajer. Manajer yang tidak bisa mengangkat performa tim bakal didepak dari jabatannya.

Sampai berakhirnya pekan kesebelas, sudah ada 3 nama juru taktik yang dipecat. Mereka adalah Frank de Boer (Crystal Palace), Craig Shakespeare (Leicester City), dan Ronald Koeman (Everton). Daftar tersebut bisa saja bertambah mengingat kompetisi Premier League terkenal kejam.

Ada beberapa nama yang bisa saja didepak menyusul rentetan hasil buruk yang diterima. Berikut kami hadirkan daftarnya kepada anda

Nama pertama adalah Slaven Bilic. Manajer West Ham ini terbilang gagal membesut tim. West Ham di tangan Bilic hanya mampu menang 2 kali dan imbang 3 kali dari 11 laga. Perolehan 9 poin menempatkan mereka di posisi 18 klasemen sementara. Sejauh ini, West Ham menjadi tim yang paling sering dibobol lawan yakni 23 kali. Terakhir, gawang Joe Hart bergetar 4 kali oleh pasukan Liverpool.

Keadaan ini tentunya tidak menyenangkan bagi petinggi The Hammers. Terlebih mereka sudah mendatangkan beberapa nama berkualitas agar dapat bersaing. Sebanyak 40 juta paun dihabiskan di bursa transfer musim panas.

Selanjutnya ada nama Paul Clement. Clement datang ke Swansea pada awal tahun. Ia berjasa menghindarkan The Swans lolos dari jerat degradasi. Akan tetapi penampilan Swansea musim ini terseok-seok. Mereka baru mengumpulkan 8 poin dan sementara berada di posisi 19.

Satu hal yang memberatkan Clement, klub asal Wales ini mengalami kekalahan beruntun dalam 3 laga terakhir. Bila tidak segera berbenah, surat pemecatan bakal diterima Clement dalam waktu dekat.

Terakhir ada nama manajer West Bromwich Albion Toni Pulis. Sama seperti Clement, anak asuhnya kalah dalam 3 laga terakhir. WBA kini terdampar di urutan 16 dengan koleksi 10 poin. Meski demikian, peluang Pulis buat bertahan lebih tinggi dibanding 2 manajer lain.

Facebook Comments

Facebook Comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top