BERITA BOLA

Rencana Darurat : 7 Pemain Yang Bisa Gantikan Phillippe Coutinho Di Liverpool

Potensi besar akan hengkangnya Phillippe Coutinho ke Barcelona semakin menguat belakangan ini. Meski tengah mereda, melihat betapa fluktuatifnya bursa transfer musim panas, bukan tidak mungkin jika playmaker handal asal Brasil itu benar-benar angkat kaki dari Anfield dan merumput di Catalan, terlebih jika Barca benar-benar bersedia membayar mahar 100 juta Euro lebih yang diminta untuk meminang sang pemain.

Jika Coutinho pergi, tentu Liverpool harus memutar otak untuk mencari penggantinya yang sepadan di tim utama. Namun tentunya tidak akan mudah untuk mencari sosok yang menyamai pemain yang disebut sebagai ’tak tergantikan’ oleh pengamat maupun fans The Reds tersebut. Berikut kami coba rangkumkan 7 nama pesepakbola muda yang memiliki kemampuan serupa atau mendekati Phillippe Coutinho.

7. Alex Oxlade-Chamberlain (Arsenal)

Seiring dengan rencana Arsene Wenger untuk ‘merampingkan’ skuadnya musim depan, bisa jadi ini adalah tahun terakhir Alex Oxlade-Chamberlain sebagai punggawa The Gunners. Kontrak pemain berjuluk ‘The Ox’ itu diketahui akan segera habis, maka sangat memungkinkan baginya untuk hijrah ke Liverpool dan menghidupkan kembali karirnya yang terkatung-katung di usia yang masih bisa disebut prima.

Dengan kemampuan bermain sebagai penyisir sayap atau penyerang bayangan, pemuda asal Inggris itu memiliki segudang potensi dan fisik mumpuni untuk bermain reguler di tim utama asuhan Jurgen Klopp yang memiliki gaya bermain menyerang yang cepat dan penuh tenaga.

 

6. Jean Seri (OGC Nice)

Seiring perubahan peran Coutinho yang lebih sering dimainkan ke dalam alih-alih di tepi lapangan di beberapa pertandingan terakhirnya, maka masuk akal jika Liverpool bisa berniat mendatangkan pemain yang berposisi di tengah lapangan seperti Jean Michael Seri jika Coutinho benar-benar pindah. Playmaker Pantai Gading berusia 26 tahun ini diketahui memiliki kemampuan mendikte tempo dengan umpan-umpan akurat nan berkelas dan berandil besar dalam membawa Nice menduduki papan atas Liga Prancis musim lalu.

Gaya bermain Seri akan memudahkan para pemain lain untuk lebih mendukung trio penyerangan Salah-Firmino-Mane dan membuat si Merah menjadi jauh lebih berbahaya di kotak enam belas lawan.

 

5. Gylfi Sigurdsson (Swansea)

‘Jimat’ utama Swansea dalam mengarungi kerasnya persaingan Liga Primer Inggris. Sejumlah pengamat menyatakan bahwa jika tanpa Gylfi Sigurdsson, tim asal Wales itu bisa jadi sudah terhempas ke divisi dua dari beberapa musim silam. Gelandang asal Islandia itu menjadi sosok kunci dalam menyelamatkan The Swans dari jurang degradasi musim lalu dengan umpan-umpan brilian dan sepakan jarak jauhnya yang mematikan—terutama dari skema bola mati. Kualitas kepemimpinannya juga amat dibutuhkan Liverpool saat ini yang kekurangan pemain berkharisma.

Namun jika memang berniat mendatangkan Sigurdsson, Liverpool harus bergerak cepat, karena rival sekota Everton diketahui sudah lama memantau kiprah sang pemain dan amat serius untuk memboyongnya ke Goodison Park.

 

4. Emil Forsberg (RB Leipzig)

Setelah mengalami kegagalan dalam upaya mendatangkan Naby Keita, agaknya pihak Liverpool dan para fans akan sedikit skeptis untuk bernegosiasi dengan RB Leipzig lagi. Akan tetapi, sosok striker utama tim tersebut, Emil Forsberg, bisa menjadi ujung tombak yang mumpuni di skema Jurgen Klopp musim depan. Penyerang asal Swedia tersebut dikenal piawai menyambar umpan silang baik lambung maupun datar, dan mentalnya sudah teruji dalam mengangkat derajat Leipzig di Bundesliga musim lalu, bahkan sempat dianugrahi gelar Pemain Terbaik versi Kicker!. Dengan sedikit bimbingan, pemain berusia 25 tahun itu akan dapat menjadi salah satu predator terbaik di Eropa.

 

3. Max Meyer (Schalke 04)

Produk menggairahkan lain dari akademi muda Jerman yang dikenal menghasilkan pemain-pemain berkualitas tinggi, Maximillian Meyer bisa jadi pilihan bila Klopp menginginkan pemain berharga relatif murah dan memiliki segudang potensi besar meski belum benar-benar ‘matang’.  Di usia yang baru menginjak 21 tahun, Meyer telah menjadi sosok vital di poros penyerangan Schalke di kancah Bundesliga; mengatur ritme serta melayani para striker dengan umpan-umpannya yang amat memanjakan. Tendangan jarak jauhnya pun mengingatkan banyak pengamat dengan Coutinho.

Meskipun musim lalu bisa dikatakan bukan musim terbaik bagi Meyer, namun dengan sedikit bimbingan dari Klopp yang lihai mengambil hati pemain muda, ia bisa jadi merupakan penerus yang cocok bagi Coutinho di Liverpool.

 

2. Riyad Mahrez (Leicester City)

Bukan rahasia lagi jika Riyad Mahrez sudah kehilangan minat untuk bermain  di Leicester City. Mantan pemain terbaik versi FA dua musim lalu itu telah lama berhasrat untuk meninggalkan Kings Stadium serta santer dihubung-hubungkan dengan AS Roma dan Arsenal.

Banyak fans Liverpool yang akan berpendapat bahwa Mahrez tidak berada di level yang sama dengan Coutinho, dan hal itu amatlah wajar terlebih jika melihat betapa tidak konsistennya ia kala Leicester terjerembab musim lalu. Namun di atas kertas, winger asal Aljazair itu bukanlah pemain sembarangan. Ia bisa menjadi opsi alternatif di sisi lapangan dengan dribel dan step-overnya yang brilian untuk mengecoh para bek lawan.

 

1. Christian Pulisic (Dortmund)

Pemain Bundesliga ketiga di daftar ini, yang menunjukkan betapa saratnya bakat muda hebat di kompetisi tertinggi Jerman tersebut. Christian Pulisic adalah pillihan tepat jika Klopp dan Liverpool hendak berinvestasi kepada seorang pemain muda yang memiliki bakat besar yang bahkan bisa melampaui (!) Coutinho sendiri. Hal ini tidaklah berlebihan melihat kiprah Pulisic sejauh ini, yang berhasil membuat gebrakan bukan saja di kancah domestik, melainkan juga di Liga Champion. Tengok saja rekaman ulang aksinya di leg kedua laga kontra Benfica yang mengundang decak kagum.

Di usia yang baru menginjak 18 tahun, Pulisic telah rutin mencetak gol dan mengakali pemain-pemain bertahan yang lebih berpengalaman darinya. Wonderkid asal Amerika Serikat itu memiliki kecepatan, kemampuan dribel, umpan presisi, serta akurasi tendangan dan visi yang mengingatkan banyak pengamat dan pakar dengan Lionel Messi. Terlebih jika melihat koneksi Klopp sebagai mantan pelatih Dortmund, maka Pulisic bisa dikatakan adalah ‘perjudian’ yang paling tepat yang bisa diambil Klopp untuk menjamin masa depan Liverpool.

 

Bonus : Investasi Merata?

Jika dipikir lebih mendalam, apakah Liverpool benar-benar harus mendatangkan pemain baru yang berposisi sama seperti Coutinho? Mengingat di tim sendiri masih ada sejumlah nama berkualitas lain yang bisa dimaksimalkan pada peran serupa playmaker Brasil tersebut.

Jika Liverpool mau—dan Coutinho benar-benar pindah dengan banderol wah, mereka bisa menggunakan uang hasil penjualan untuk melakukan investasi merata di semua lini, seperti contohnya lini pertahanan. Liverpool bisa menggunakan 2/3 dari dana tersebut untuk meminang Virgil Van Dijk dari Southampton, dan sisanya untuk menambah kedalaman skuad dengan para bakat muda. Mengapa tidak? Toh, sehebat apapun Coutinho, ia hanyalah satu orang pemain. Jika bisa melakukan investasi merata dengan tepat, maka Liverpool akan memiliki kekuatan yang ditakuti di semua lini tanpa kecuali.

Comments
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top