Piala Dunia

Rakitic: “Modric dan Iniesta Dari Planet Berbeda”

Gelandang asal Kroasia, Ivan Rakitic, memuji talenta Luka Modric dan Andres Iniesta dengan menyebutnya dari planet lain.

Rakitic yang bermain untuk Barcelona dan Modric yang menjadi andalan Real Madrid melanjutkan aliansi di lini tengah untuk Kroasia di Piala Dunia 2018 yang memberi dampak luar biasa, dengan tim asuhan Zlatko Dalic mencatat rekor 100% di fase grup.

Iniesta telah mengundurkan diri dari Barca pada akhir musim lalu tetapi tetap menjadi bagian kunci untuk timnas Spanyol tahun ini, sebelum ia memulai sebuah bab baru di Jepang dengan seragam Vissel Kobe.

Jika kedua tim unggulan itu berhasil menang atas Denmark dan Rusia masing-masing, Kroasia dan Spanyol akan bertemu di perempa final dan Rakitic mengaku siap menyambut pertemuan itu.

“Sangat sulit untuk membandingkan mereka. Sepertinya mereka berdua berasal dari planet yang berbeda dan mereka datang untuk bermain sepakbola dengan kami manusia di sini,” kata Rakitic pada konferensi pers di Roschino, dikutip ESPN.

“Keduanya adalah salah satu pemain terbaik yang pernah ada di posisi mereka. Ini merupakan kehormatan besar untuk bermain dengan Andres dalam empat tahun terakhir di Barcelona dan dengan Luka selama 11 tahun terakhir untuk Kroasia.

“Anda mencoba untuk menikmatinya sebanyak yang Anda bisa, untuk belajar dari mereka. Ini adalah hal terbaik yang bisa terjadi pada setiap pemain. Jika saya membuat tim sepakbola, saya akan memiliki keduanya di tim saya.

“Saya bersyukur kepada Tuhan karena memiliki kesempatan untuk bermain dengan mereka berdua. Semoga dengan Luka saya belum selesai, sayangnya Andres tidak lagi bersama Barcelona, tetapi saya membuatnya menjadi yang terbaik.

“Mereka berdua lebih dari rekan satu tim untuk saya. Andres adalah salah satu teman terbaik saya dan saya melihat Luka sebagai kakak saya.”

Legenda Kroasia Robert Prosinecki baru-baru ini mengatakan Modric telah melampaui dia sebagai pemain terbesar dan Rakitic menanggapi pernyataan itu.

“Saya setuju dengan dia sepenuhnya,” tambahnya. “Tidak hanya itu, Luka adalah pemain terbaik, tapi dia adalah orang hebat, pemimpin dan kami mengikutinya.”

Modric dan Rakitic memimpin generasi berbakat Kroasia yang pertama kali menjadi terkenal di Euro 2008, dengan turnamen di Rusia tampak menjadi kesempatan terakhir mereka untuk membuat dampak yang menentukan di panggung sepakbola terbesar.

“Saya tidak tahu apakah ini adalah kompetisi terakhir bagi kami, kami akan melihat tentang itu. Tapi dalam hal apapun, kami ingin terus seperti kami bermain sejauh ini,” Rakitic menegaskan.

“Kami memiliki atmosfer yang luar biasa dalam tim. Kami berjuang untuk satu sama lain, itu adalah kekuatan kami. Kami ingin melanjutkan di jalur yang sama.

“Tentu saja pertandingan melawan Denmark ada di depan kami. Kami mengambilnya selangkah demi selangkah. Jika kami pada akhirnya berhasil mengangkat trofi ini, kami akan pensiun internasional.”

Comments
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top