BERITA BOLA

PSSI Diyakini Memiliki Harapan Setelah Kembali Dipimpin Militer

Kongres Pemilihan PSSI telah memunculkan nama Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi menjadi ketua umum baru. Kini, PSSI dinilai memiliki harapan baru setelah kembali dipimpin oleh orang militer.

Pada kongres yang telah bertempat di Hotel Mercure yang berada di kawasan Ancol, Jakarta Utara pada Kamis 11/10/2016. Edy telah terpilih sebagai ketua umum PSSI setelah berhasil memenangkan voting dengan berhasil meraih 76 suara. Dirinya pun terpilih menjadi Ketua Umum PSSl yang baru dan akan memimpin PSSI dalam kurun waku 4 tahun mendatang.

Setelah selama 13 tahun, PSSI kini kembali dipimpin oleh seorang tentara. Terakhir kalinya induk sepakbola Indonesia itu dipimpin oleh orang dari militer, terjadi ketika PSSI diketuai Agum Gumelar.

Parca pimpinan Agum, sudah ada 3 orang sipil yang terpilih menjadi ketum PSSI. Mulai dari Nurdin Halid, Djohar Arifin Husin serta La Nyalla Mattalitti. Selama dipimpin oleh ketiganya, sepakbola Indonesia pun masih banyak dihiasi dengan berita konflik dibandingkan dengan kabar membanggakan mengenai prestasi dari tim nasional. PSSI pun hingga dua kali telah mengalami dualisme organisasi.

“Sudah cukup lama kubu PSSI tidak dipimpinoleh seorang militer. Terdapat tiga ketum dari orang sipil setelah Agum Gumelar. Hasilnya sudah terlihat bahwa PSSI telah berantakan. Public pun telah menganggap bahwa orang yang berasal dari militer memang telah dibutuhkan karena ketegasannya,” ujar Budiarto Shambazy selaku pemerhati sepakbola nasional.

“Ada banyak kasus suap, sejumlah pengaturan skor serta klub banyak yang tidak becus dalam melakukan pengelolaan. Juga masih banyaknya kerusuhan supporter,” imbuhnya.

“Dengan ada pemimpin dari pihak militer, diharapkan ada harapan baru. prestasi dari tim nasional pun juga bermain dengan bagus ketika PSSI telah dipimpin oleh orang dari kalangan militer. Pada saat masih dipimpin oleh Kardono, tim nasional telah berprestasi dengan bagus. Bisa lolos hingga babak semi final Asian Games 1986 serta nyaris lolos menuju Piala Dunia pada tahun yang sama. Atas referensi itulah, maka aka nada harapan yang baru,” jelas Budiarto.

“Edy memang datang dari latar belakang militer, dia diharapkan mampu dengan tegas memimpin PSSI,” pungkas Budiarto.

Facebook Comments

Facebook Comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top