THE HISTORY

Pernah Tolak Manchester City Enam Tahun Lalu, Kaka Beberkan Alasannya

Mantan bintang AC Milan dan Real Madrid, Ricardo ‘Kaka’ Iszecson belum lama ini mengungkap bahwa dirinya pernah menolak tawaran untuk merumput di Inggris bersama Manchester City di tahun 2009 silam. Pemain tampan asal Brasil itu pun mengungkap alasannya memutuskan demikian.

Kaka berada di ambang kepindahan dari AC Milan di tahun 2009, dan akhirnya bergabung bersama Real Madrid. Namun ternyata ia juga sempat mendapat tawaran serius dari Manchester City yang kala itu baru mengalami reformasi finansial besar-besaran. Kepada majalah FourFourTwo, Kaka pun menjelaskan perihal alasannya menolak City.

“Saya akhirnya tiba pada kesimpulan bahwa itu bukanlah saat yang tepat bagi saya untuk pindah ke City, dan alasan utama adalah ketidakyakinan saya pada proses pembangunan skuad yang akan mereka lakukan” tutur Kaka. “Tidak jelas bagi saya bagaimana tim akan dibentuk-ulang dan saya juga tidak terlalu teryakini bahwa hal itu bisa berjalan baik” imbuhnya.

Kaka kemudian juga menyatakan jika ia menerima tawaran tersebut dari City saat ini, maka keputusan bisa diambil lebih mudah olehnya. “Kini, Manchester City adalah tim yang jauh lebih solid, maka itu bisa jadi keputusan yang lebih mudah jika saya harus membuatnya saat ini. Siapapun yang menerima tawaran dari mereka (City) saat ini tidak akan mengalami pusing seperti saya hampir satu dekade silam. Simpelnya; jika negosiasi saya dengan mereka berlansung tahun ini, keputusan saya bisa sangat berbeda” ujar pria yang kini berusia 35 tahun tersebut.

Rupanya bagi Kaka, nama besar Real Madrid lebih menggoda ketimbang City yang memang bisa dikatakan kurang memiliki sejarah sebagai tim besar sebelum diambil alih oleh pengusaha Timur Tengah.

“Melihat ke belakang, sebetulnya lebih aman bila saya tetap di Milan, salah satu klub terdepan di Eropa dan secara reguler berkompetisi di Liga Champion – tempat dimana saya telah menjadi salah seorang figur kunci dan sangat dihormati” papar Kaka. “Ketika saya akhirnya meninggalkan Milan beberapa bulan setelahnya, saya pergi ke Real Madrid untuk mewujudkan impian saya. Itu adalah satu hal yang cukup jelas di benak saya : jika saya harus pergi ke klub lain setelah Milan, maka itu adalah Real Madrid” tukasnya.

Comments
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top