BERITA BOLA

Perayaan Gol Aubameyang Yang Berbuntut Masalah

Perayaan gol yang dilakukan Pierre Emerick Aubameyang kala ia menjadi pencetak gol tunggal Dortmund di laga derby sungai Ruhr melawan Schalke minggu lalu mendapat sorotan dari sejumlah pihak, bahkan presiden Dortmund sendiri yang secara terang-terangan mengkritik prilaku punggawanya tersebut.

Setelah menaklukkan kiper Schalke lewat sepakan terarah, Aubameyang merayakannya dengan mengenakan sebuah topeng berwarna hitam oranye. Usut punya usut, ternyata topeng tersebut merupakan bagian dari kampanye brand Nike. Lalu apa yang jadi masalah?

“Tidak bisa sampai kami harus memaksa ketertarikan ekonomi dari Nike dengan cara ini, partner resmi kami adalah Puma” cetus CEO Dortmund Hans-Joachim Watzke.

Para pemain dan pihak klub kabarnya sampai harus dikumpulkan untuk membahas mengenai masalah ini. Puma juga mengaku terkejut dengan perbuatan Aubameyang, dan menyalahkan Nike dalam pernyataannya. “Kami terkejut bahwa kompetitor (Puma) menaruh seorang pemain dalam situasi ini” Kata perwakilan Puma seperti dilansir harian The Sun.

Aubameyang sendiri ketika dikonfirmasi mengatakan tidak menyesali perbuatannya. Hal itu hanyalah cara dia untuk menikmati permainan. “Saya? Arogan? Ayolah bung, ini adalah cara saya untuk hidup! Ini adalah dunia saya, saya seperti seorang anak yang menikmati permainan sepakbola.(Saya sedih dengan hasil perbuatan tersebut), namun kita tetap maju” beber pemain nasional Gabon tersebut. Aubameyang memang dikenal suka melakukan perayaan gol dengan mengenakan topeng superhero, seperti batman dan spiderman.

Sang pelatih Dortmund, Thomas Tuchel, sepertinya tak ingin ikut campur lebih lanjut dan berkata bahwa itu bukan wewenangnya untuk menghukum sang pemain atas perbuatannya tersebut. “Pihak atas (pengurus klub) akan menangani situasi Aubameyang. Saya akan fokus pada sisi olahraga dari permainan” kata Tuchel. “Aubameyang adalah seorang ekstrovert yang sangat sensitif. Hal terburuk adalah mencoba meredam karakternya” lanjut dia.

Hm..tanda-tanda minta pindah?

Facebook Comments

Facebook Comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top