EPL

Pep Guardiola Enggan Melatih Barcelona (Lagi) ?

Pep Guardiola menegaskan dia tidak akan pernah kembali untuk periode kedua sebagai pelatih Barcelona dan tidak tertarik menjadi presiden di sisi Camp Nou.

Guardiola menjadi dalang dari era emas raksasa Catalan antara 2008 dan 2012, dengan tiga gelar La Liga, dua Liga Champions dan dua Piala Dunia Antar Klub di antara sejumlah kehormatan yang dikumpulkan selama empat musim.

Kesuksesan serupa terjadi di Bayern Munich sebelum pria 47 tahun itu membimbing Manchester City memenangkan gelar Premier League dan Piala EFL musim ini, tetapi waktunya di lapangan dan di ruang istirahat untuk Barca berarti Guardiola tetap terkait erat dengan klub masa kecilnya.

Dia masih sering menyatakan dirinya sebagai penggemar Barcelona tetapi tampaknya dia tidak akan pernah melampaui itu lagi meskipun bersama sang jawara La Liga.

“Waktu saya di sana sebagai pelatih selesai karena saya tidak sama seperti dulu, begitu juga cara mereka melihat diri saya,” kata Guardiola kepada TV3.

“Saya memiliki waktu sangat banyak di sana. Ini adalah usia yang fantastis di mana saya memandang dunia dan mengambilnya, dengan beberapa pemain luar biasa, seorang presiden muda (Joan Laporta), Txiki (Begiristain, sekarang direktur sepakbola City).

“Itu adalah generasi pemain besar dan pemain terbaik di dunia (Lionel Messi). Bintang-bintang yang seimbang dalam satu tim.”

Pekerjaan tersebut bukanlah salah satu yang Guardiola bayangkan untuk dirinya sendiri, karena dia ingin menikmati gairah yang lain ketika dia meninggalkan pelatihan tingkat tinggi.

“Presiden? Tidak, saya seorang pelatih dan saya pandai melakukan apa yang saya lakukan, Anda tidak bisa menjadi segalanya,” jelasnya. “Ketika saya berhenti melatih, Anda akan melihat saya bermain golf.

“Itu adalah salah satu olahraga kesukaan saya, dengan ketenangan dan situasi yang saya senangi.”

City menghancurkan rekor klub dan liga saat mereka memenangkan gelar Premier League serta mengumpulkan 100 poin yang belum pernah terjadi sebelumnya di musim 2017-18.

Tapi Guardiola masih merasa klub lamanya – memenangkan dua gelar domestik dibawah kepelatihan Ernesto Valverde – mewakili standar baru.

“FC Barcelona adalah tim terbaik musim ini, meskipun mereka tidak memenangkan Liga Champions,” tambahnya. “Mereka selalu memiliki semua yang diinginkan, dengan prestasi besar dan konsistensi.

“Jadi hampir mustahil jika mereka mengakhiri musim tanpa trofi.”

Comments
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top