BERITA BOLA

Penyelamat Kala Tenggat : 12 Pembelian Deadline Bursa Transfer Terbaik Di Liga Inggris

Tak terasa bursa transfer musim panas kali ini akan segera berakhir hari Kamis pekan mendatang. Tentunya masih ada banyak sekali kisah dan saga yang menanti untuk diakhiri dalam hal pembelian dan penjualan pemain. Saat berita ini diturunkan pun, terdapat setidaknya empat transfer yang cukup menghebohkan di Liga Primer Inggris, diantaranya Tottenham yang mendatangkan Fernando Llorente, Wilfred Bony yang kembali ke Swansea, hingga Danny Drinkwater yang menyeberang ke klub elit Chelsea.

Berikut kami jabarkan sejumlah pembelian detik-detik akhir yang pernah dilakukan di Liga Inggris, dimana sang pemain bersangkutan membuktikan kualitasnya serta mampu mengangkat performa klub ke level signifikan. Adakah pemain andalanmu di daftar ini?

1. Mesut Ozil
Dari / Ke : Real Madrid -> Arsenal
Harga / Tahun : 42,5 juta pounds / 2013

Meski belakangan lebih sarat dibanjiri kritik, namun tak bisa dipungkiri bahwa keberhasilan mendatangkan Mesut Ozil di tahun 2013 silam adalah salah satu pergerakan terbaik Arsene Wenger di bursa transfer. Kehadiran playmaker handal bermata belok itu sontak menggairahkan para fans The Gunners yang memang sangat jarang kedatangan pemain yang sudah bernama besar. Dalam 162 penampilannya sejauh ini, Ozil telah mencetak 32 gol dan masih mempertahankan kualitasnya sebagai pengumpan terbaik, kendati etos kerja (work-rate) nya berada di bawah ekspektasi. Pemain Jerman berdarah Turki itu telah mempersembahkan dua gelar FA Cups serta membantu Arsenal mengakhiri musim Liga Primer Inggris 2015/2016 di posisi runner-up.

 

2. Hugo Lloris
Dari / Ke : Lyon -> Tottenham
Harga / Tahun : 8 juta pounds / 2012

Melihat kiprah Hugo Lloris saat ini di Tottenham, cukup mengagetkan melihat kiper tangguh itu ‘cuma’ dihargai senilai 8 juta pounds oleh Lyon. Pada mulanya, Lloris hanyalah diplot untuk menjadi deputi kedua setelah Brad Friedel, namun ketika mulai dimainkan, Lloris langsung memukau para fans dengan kemampuan akrobatik, refleks serta kelincahannya untuk mengamankan bola dari gawang. Saat ini, Lloris menjabat sebagai kapten klub karena kharismanya dan masih dianggap sebagai penjaga gawang terbaik di Liga Primer Inggris, bahkan Eropa. Harganya? 8 juta saja!

 

3. Wayne Rooney
Dari / Ke : Everton -> Manchester United
Tahun / Harga : 2004 / 25 juta pounds

Yang satu ini jangan ditanya lagi keabsahannya. Wayne Rooney pindah dari Everton sebagai Wonderkid sarat potensi dan pergi dari Manchester United sebagai legenda.  Harga 25 juta pounds masih dianggap mahal pada tahun 2004, jangan dibandingkan dengan banderol pemain saat ini yang sudah berada di atas kegilaan, dan Manchester United dianggap ‘boros’ kala itu untuk mendatangkan seorang pemuda yang belum jua terbukti kualitasnya. Namun Rooney pun tak butuh lama untuk membuktikan dirinya di skuad Setan Merah. 17 tahun kemudian, ia menjadi top skorer klub sepanjang masa, kapten klub, serta salah satu punggawa yang paling banyak mengumpulkan gelar pribadi. Saat ini, Rooney telah ‘pulang’ ke Everton dan masih mampu memberi kontribusi maksimal melalui gol-golnya di sejumlah pertandingan perdananya.

 

4. Carlos Tevez
Dari / Ke : Corinthians -> West Ham United
Tahun / Harga : 2004 / ?

Hingga saat ini, misteri masih menyelimuti perihal kemampuan West Ham United menggaet pemain sekaliber Carlos Tevez, dan Javier Mascherano dengan harga yang tak dirilis ke publik. Transfer itu pun menjadi kontroversi karena dugaan keterlibatan total pihak ketiga dalam hal kepindahan dua pemain terbaik Argentina tersebut. Tevez (dan Mascherano) pun berjibaku membantu The Hammers untuk tetap bertahan di divisi utama hingga akhir musim dengan kemenangan krusial atas Manchester United. Selama di klub tersebut, Tevez berhasil mencetak 7 gol dari 29 penampilan sebelum hijrah ke beberapa klub elit yang lebih pas untuk kualitasnya seperti Manchester United, Manchester City dan Juventus. Kendati demikian, Tevez masih menjadi sosok favorit di kalangan fans West Ham karena pernah membela klub tersebut secara mengejutkan.

 

5. Dimitar Berbatov
Dari / Ke : Tottenham -> Manchester United
Tahun / Harga : 2008 / 30,75 juta pounds

Meski tidak mengawali musim dengan meyakinkan di Old Trafford, Berbatov segera menjadi salah satu penyerang favorit fans Red Devils karena naluri mencetak golnya yang luar biasa serta talentanya yag ciamik. Periode terbaik pemain Bulgaria itu adalah tahun 2010 dimana ia mencetak 20 gol dan mengakhiri kompetisi dengan menjadi top skorer serta membawa Manchester United keluar sebagai jawara Liga Primer Inggris . Di musim yang sama pula, Berbatov mencetak salah satu gol terbaiknya dengan tendangan akrobat nan elegan ke gawang Liverpool. Kini, meskipun sudah di ambang masa penutupan karir dan tak lagi menjadi bagian skuad United, Berbatov terus dielu-elukan sebagai salah satu penyerang terhebat yang pernah dimiliki klub tersebut.

 

6. Marouane Fellaini
Dari / Ke : Standard Liege -> Everton
Tahun / Harga : 2008 / 15 juta pounds

Ah, si kribo yang dicintai banyak netizen sepakbola. Di tahun 2008, Fellaini bukanlah siapa-siapa ketika David Moyes memutuskan untuk memboyongnya ke Everton dari klub Belgia Standard Liege, kendati fans langsung jatuh hati pada rambut afronya yang rimbun dan khas. Namun Fellaini kemudian membuktikan diri lewat kemampuannya sebagai gelandang bertahan yang kokoh dan membantu Everton untuk menahbiskan diri sebagai salah satu klub papan atas Liga Inggris. Saat ini di Manchester United pun Fellaini masih dimainkan secara rutin oleh pelatih Jose Mourinho yang dikenal sangat pilih-pilih pemain. Pemain keturunan Maroko itu sering ditempatkan sebagai penyerang bayangan dan memanfaatkan posturnya untuk mengganggu para bek serta memudahkan rekan-rekannya mencetak gol.

 

7. Claude Makelele
Dari / Ke : Real Madrid -> Chelsea
Tahun / Harga : 2003 / 16 juta pounds

Real Madrid mungkin kini menyesal pernah membuang Claude Makelele. Pasalnya, di Chelsea, pemain asal Prancis itu bisa dibilang sebagai poros kunci The Blues dengan gaya permainan yang unik, khas, dan lebih mengandalkan intersep ketimbang tekel-tekel berbahaya bahkan disebut para pengamat melahirkan peran baru lagi yang disebut ‘Makelele Role’. Berkat keberadaan Makelele di depan lini pertahanan, pemain-pemain menyerang mutlak seperti Frank Lampard dan Arjen Robben bisa leluasa membombardir kotak penalti lawan. Hingga saat ini, Makelele masih dianggap sebagai salah satu gelandang tengah terbaik di dunia.

 

8. Rafael Van Der Vaart
Dari / Ke : Real Madrid -> Tottenham
Tahun / Harga : 2010 / 8 juta pounds

Real Madrid memang dikenal sebagai salah satu klub yang gemar ‘buang-buang’ pemain handal. Salah satunya Rafael Van Der Vaart, yang dilego ke Tottenham hanya dengan banderol 8 juta pounds-yang tidak merefleksikan kualitas sejatinya sama sekali. Di musim pertamanya bersama Lilywhites, Van Der Vaart berperan signifikan dalam membawa klub asal London tersebut ke babak perempat final liga champion. Meski hanya bermain selama dua musim di White Hart Lane, Van Der Vaart mengalami periode terbaiknya sebagai pesepakbola di klub tersebut, dan pemain belanda itu masih dianggap sebagai salah satu pembelian menit akhir terbaik Tottenham hingga kini.

 

9. Ashley Cole
Dari / Ke : Arsenal -> Chelsea
Tahun / Harga : 2006 / 5 juta pounds

Setelah menjadi pemain inti tak tergantikan di Arsenal, Ashley Cole malah memutuskan untuk pindah ke Chelsea dan membuat para fans The Gunners murka. Namun sejumlah pengamat menyebut keputusan Cole tahun 2006 tersebut memang benar. Di Chelsea, ia makin menunjukkan performa gemilang sebagai garda pertahanan di sisi kiri. Cole mengakhiri kiprahnya di Chelsea dengan sejumlah gelar diantaranya Juara Liga Primer Inggris, empat Piala FA dan dua Liga Champion. Dari segi bisnis pun Chelsea bisa dikatakan memperoleh keuntungan berlipat, karena Cole hanya dihargai 5 juta pounds (+ William Gallas) oleh Arsenal.

 

10. Daley Blind
Dari / Ke : Ajax -> Manchester United
Tahun / Harga : 2014 / 13,8 juta pounds

Menjadi pemain versatile (multifungsi), adalah keuntungan tersendiri dalam sepakbola. Klub-klub besar pasti akan selalu membutuhkan sosok yang mampu memainkan banyak peran, seperti Daley Blind. Menyusul penampilan gentasnya di ajang Piala Dunia 2014, Blind dipinang Manchester United dari Ajax Amsterdam dan tak kesulitan untuk menemukan tempatnya di tim inti karena kemampuannya bermain di banyak posisi; mulai dari bek tengah, bek sayap, hingga gelandang bertahan. Musim depan, Manchester United menyatakan untuk serius mengejar gelar juara, dan Blind adalah salah satu sosok vital yang bisa mengisi kekosongan dimanapun ia dibutuhkan.

 

11. David Luiz
Dari / Ke : Paris Saint Germain -> Chelsea
Tahun / Harga : 2016 / 30 juta pounds

Setelah periode pertama yang tak terlalu memuaskan dan menyebabkan ia harus dilepas ke Prancis, David Luiz membuktikan kemampuannya di ‘kesempatan kedua’ nya musim lalu. Jika sebelumnya Luiz kerap dikritik tidak konsisten dan sering salah posisi, pemain tim nasional Brasil itu menjelma sebagai salah satu bek tengah terbaik di Liga Primer Inggris musim lalu, bermain nyaman dengan sistem tiga-bek besutan Antonio Conte di antara Cesar Azpilicueta dan Gary Cahill. Hasilnya? Chelsea kembali menjuarai Liga dengan mengesankan. Meski masih terlalu dini untuk menyebut Luiz sebagai pembelian sukses, namun nyatanya ia memang telah membantu The Blues meraih gelar juara di musim ‘debut’ keduanya, dan masih akan menjadi andalan di musim ini.

 

12. Mikel Arteta
Dari / Ke : Everton -> Arsenal
Tahun / Harga : 2011 / 10 juta pounds

Jika di Everton Arteta dikenal sebagai playmaker handal, maka di Arsenal ia menjadi sumber kreativitas yang nyaris tak tergantikan. Pemain Spanyol itu terbukti sangat cocok untuk memainkan passing-passing cepat nan ikonik ala The Gunners yang eksplosif dan mematikan. Selama membela Arsenal, Arteta bermain sebanyak 149 kali dan mencetak 16 gol serta membantu klub asal london tersebut mengisi lemari trofinya dengan sejumlah gelar; diantaranya dua Community Shield dan satu Piala FA. Kendati kerap dihantui cedera di musim-musim pamungkasnya, kehadiran Mikel Arteta telah memberikan dimensi baru di lini penyerangan Arsenal dan membuat klub tersebut makin ditakuti di kancah liga.

 

Facebook Comments

Facebook Comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top