BERITA BOLA

Penghargaan Ballon d’Or dan Pemain Terbaik FIFA Kembali Terpisah

Penghargaan untuk FIFA Ballon d’Or, dimana biasanya telah diberikan setiap tahunnya bagi pesepakbola terbaik dunia, kini akan tampil dengan format yang berbeda. Apabila dulu menjadi satu, kini ajang tersebut akan terpisah atau menjadi dua bagian.

Hal itu terjadi karena berakhirnya kerjasama antara FIFA bersama media Prancis, France Football.

“Kesepakatan kontrak yang terjadi antara FIFA bersama France Football sudah berakhir pada bulan Januari. Dan pada awal bulan Agustus yang lalu, kami telah menyampaikan kepada France Football, bahwa kami tidak akan melakukan perpanjangan kontrak,” sebagaimana yang telah disebutkan oleh FIFA yang dikutip dari AFP.

France Footbball telah memberikan penghargaan untuk Ballon d’Os semenjak 1956. Namun dalam enam tahun terakhir ini, telah melebut bersama penghargaan untuk pemain terbaik dunia versi FIFA. Sedangkan pada rentang waktu 1992 hingga 2009, FIFA secara terpisah pun telah memberikan penghargaan untuk Pemain Terbaik Dunia.

Atas enem kali kesempatan pada FIFA Ballon d’Or, Lionel Messi dari Barcelona atau Argentina, telah meraih 4 kali gelar tersebut, termasuk pada bulan Januari yang lalu. Sedangkan dua penghargaan yang lainnya, telah didapatkan oleh pemain Real Madrid serta tim nasional Portugal, Cristiano Ronaldo.

Terakhir kali ada pemain sepakbola selain Lionel Messi maupun Cristiano Ronaldo yang berhasil meraih gelar Ballon d’Or maupun Penghargaan Pemain Terbaik Dunia versi FIFA terjadi pada tahun 2007 silam. Pada waktu itu, Kaka berhasil meraih kedua gelar yang sangat bergengsi tersebut.

Setelah berakhirnya kerjasama diantara keduanya, baik France Football atau pun FIFA, kabarnya akan melanjutkan untuk memberikan penghargaan masing – masing, sama seperti dulu lagi. France Football akan tetap melanjutkan tradisinya seperti dulu, begitu pula dengan FIFA.

Itu artinya, akn tetap akan penghargaan Ballon d’Or. Dimana pemenangnya kembali akan ditentukan oleh hasil pilihan dari para jurnalis, sedangkan pemain serta pelatih dari tim nasional, tidak lagi memiliki hak suara. Sementara itu, FIFA akan terus memberikan penghargaannya kepada pemain terbaik, baik untuk pesepakbola putrid maupun pesepakbola putra.

Comments
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top