BERITA BOLA

Pengelana Produktif : 7 Pemain Yang Berhasil Mencetak Gol Di Empat Liga Besar Eropa

Terdapat banyak sekali pemain yang melanglang buana di sejumlah Liga besar berbagai Benua sepanjang karir mereka hingga memunculkan istilah ‘Journeyman‘ atau sang pengembara. Namun tahukah anda jika hanya ada 7 pemain yang mampu mencetak setidaknya satu gol di empat Liga top Eropa yakni Bundesliga (Jerman), Serie A (Italia), Premier League (Inggris) dan La Liga (Spanyol). Siapa sajakah mereka? Yuk kita simak bersama

 

 

7. Pierre Wome

Posisi : Bek sayap (kiri)

Mencetak gol untuk : Fulham (Premier League), Espanyol (La Liga), Werder Bremen (Bundesliga), Bologna dan Brescia (Serie A)

Ah, Wome yang legendaris. Pemain internasional Kamerun ini dikenal sebagai journeyman jempolan yang membela banyak tim selama 16 tahun karirnya di Eropa raya. Ia mengawali kiprahnya di Italia bersama Bologna, kemudian pindah ke Roma namun gagal bersinar di sana. Wome pun kemudian hijrah ke Espanyol dan mencetak 1 gol di La Liga sebelum mendarat di Inggris bersama Fulham. Di negeri pangeran Charles ini, Wome kembali hanya berhasil menyarangkan 1 gol untuk klubnya dan kembali ke Italia untuk membela Brescia (3 gol) dan Intermilan (0 gol). Di tahun 2006, Wome mencetak sepasang gol untuk klub terakhirnya Werder Bremen. Kendati kebanyakan hanya mencetak sebiji gol, namun untuk seorang pemain yang berposisi sebagai bek sayap, tentu hal tersebut sudah menjadi pencapaian tersendiri yang cukup membanggakan.

 

6. Florin Raducioiu

Posisi : Striker

Mencetak gol untuk : West Ham (Premier League), Espanyol (La Liga), VfB Stuttgart (Bundesliga), Bari, Verona, Brescia dan AC Milan (Serie A)

Merupakan pemain klasik Rumania yang angkat nama setelah mencetak gol untuk negaranya di Piala Dunia 1994, namun saat itu Raducioiu sudah lebih dulu dikenal publik sepakbola Italia sebagai salah satu pemain AC Milan, meski jarang diturunkan. Setelahnya, Raduciouiu mengecak kesuksesan di negeri Matador bersama Espanyol untuk kemudian pindah ke Inggris dan membela West Ham. Sayangnya disana ia kurang mendapat tempat di bawah asuhan Harry Redknapp. Raducioiu pun akhirnya kembali ke Espanyol sebentar dan menghabiskan masa karirnya di klub Jerman Stuttgart.

 

5. Gheorghe Popescu

Posisi : Bek tengah, gelandang bertahan

Mencetak gol untuk : Tottenham Hotspur (Premier League), Barcelona (La Liga), Hannover 96 (Bundesliga) dan Lecce (Serie A)

Rekan Raducioiu di tim nasional Rumania ini juga terbukti sangat berkualitas. Popescu berhasil mencetak gol di semua tim yang dibelanya di empat liga top Eropa kendati berposisi sebagai pemain bertahan! Didatangkan oleh Tottenham setelah Piala Dunia 1994 yang menghebohkan, Popescu kemudian betul-betul mengharumkan negaranya setelah menjadi salah satu dari segelintir pemain asal Rumania yang mampu bermain di Barcelona, bahkan mencetak gol saat berseragam Blaugrana. Setelah itu ia merumput di Turki bersama Galatasaray (dan gagal mencetak satu gol pun), kemudian hijrah ke Lecce dan Hannover tanpa pemberitaan besar. Namun di dua klub terakhir tersebut, Popescu kembali menemukan ketajamannya di depan gawang kendati sudah melewati usia emas.

 

4. John Dahl Tomasson

Posisi : Striker

Mencetak gol untuk : Newcastle United (Premier League), Villareal (La Liga), VfB Stuttgart (Bundesliga) dan AC Milan (Serie A)

Penggemar AC Milan tentunya sudah tak asing dengan sosok pemain yang satu ini. Mengawali karirnya di klub Denmark dekat kota kelahirannya, Køge, Tomasson kemudian mengasah bakatnya di Belanda bersama Heerenven kemudian Feyenoord, dimana ia dikenal sebagai striker produktif. Di antara dua klub tersebut ia pernah juga mencoba peruntungan di Liga Inggris bersama Newcastle namun bisa dikatakan gagal meski ia berhasil mencetak 3 gol. Tomasson kemudian pindah ke AC Milan di tahun 2002 dan bermain disana selama 3 musim dengan mencetak 22 gol serta membantu klub tersebut menjuarai Serie A dan Liga Champion. Ia kemudian hijrah ke Jerman bersama VfB Stuttgart dan Spanyol bersama Villareal sebelum kembali ke Belanda untuk memperkuat Feyenoord. Sepanjang karirnya, Tomasson selalu berhasil mencetak lebih dari lima gol untuk tim yang dibelanya, kecuali saat berkostum Newcastle United.

 

3. Obafemi Martins

Posisi : Striker

Mencetak gol untuk : Newcastle United (Premier League), Levante (La Liga), Vfl Wolfsburg (Bundesliga) dan Internazionale Milan (Serie A)

Satu lagi pemain asal Afrika di daftar ini menemani Pierre Wome. Obafemi Martins mulai angkat nama kala membela klub Italia Internazionale Milan karena kecepatan, kelincahan dan kemampuannya menceploskan bola ke gawang. Ia kemudian hijrah ke Newcastle dan menjadi salah satu pemain andalan di sana selama 3 musim sebelum memutuskan untuk pindah ke Wolfsburg. Martins kemudian menjajal peruntungannya di klub Rusia Rubin Kazan , namun gagal beradaptasi dan kembali ke Liga Inggris untuk sejenak memperkuat Birmingham sebelum dipinang klub Spanyol Levante. Kini, di usia 32 tahun, Martins masih bermain untuk klub Liga Super China Shanghai Shenhua setelah menikmati Liga MLS Amerika selama 2 musim bersama Seattle Sounders.

 

2. Kevin Prince Boateng

Posisi : Gelandang, playmaker

Mencetak gol untuk : Portsmouth (Premier League), Las Palmas (La Liga), Hertha Berlin dan Schalke (Bundesliga) dan AC Milan (Serie A).

Pemain dengan segudang potensi yang tersia-sia oleh perangai buruk, Kevin Prince Boateng sebetulnya memiliki segalanya untuk menaklukkan dunia, jika saja ia mau merundukkan kepalanya sedikit. Setelah membuat debut mengesankan dengan Hertha Berlin, Boateng pindah ke Inggris untuk membela Tottenham, namun tak mampu menembus tim utama hingga terpental sejenak ke Jerman bersama Dortmund, kemudian pemain blasteran Jerman-Ghana itu memutuskan untuk memperkuat Portsmouth dan menjadi pemain kesayangan publik Fratton Park karena kemampuannya mencetak gol serta aksi menawannya di lapangan. Boateng pun kemudian pindah ke Italia dan bermain untuk klub besar AC Milan, lalu ke Jerman dan mengenyam sukses bersama Schalke serta kembali ke AC Milan. Namun kedatangannya yang kedua ke Milan tidak bisa dibilang memuaskan karena Boateng kembali gagal menembus skuad inti tim. Saat ini, ia tengah menemukan kembali kemampuan latennya di Spanyol bersama Las Palmas, dimana ia telah mencetak 9 gol dari 25 laga.

 

1. Bojan Krkic

Posisi : Penyerang sayap, striker

Mencetak gol untuk : Barcelona (La Liga), AS Roma dan AC Milan (Serie A), Stoke City (Premier League), dan Mainz 05 (Bundesliga)

Produk asli akademi La Masia yang disebut-sebut sebagai titisan Lionel Messi, Bojan Krkic memang gagal memenuhi ekspestasi hingga harus menjadi seorang pengembara. Namun jika melihat sepak terjangnya selama ini, Bojan tidak bisa dikatakan sebagai pemain yang biasa-biasa saja. Di Italia ia mampu mencetak gol bersama AS Roma dan AC Milan, meskipun kemudian gagal saat kembali ke klub masa mudanya Barcelona. Bojan pun hijrah ke Inggris bersama Stoke City dimana ia menjadi pemain populer bagi fans The Potters selama 3 musim. Belum lama ini, nama Bojan kembali terapung di media sepakbola karena berhasil mencetak gol perdananya untuk klub Jerman, Mainz 05, yang ia bela dengan status pinjaman. Di usia yang baru menginjak 26 tahun, Bojan Krkic telah menjadi salah satu pebola yang mampu mencetak gol di empat Liga top Eropa. Jalan pun masih lebar terbuka bagi pemain tim nasional Serbia tersebut untuk mengguncang kancah sepakbola dengan kemampuan sejatinya.

 

 

Facebook Comments

Facebook Comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top