BERITA BOLA

Pemain Leicester Tidak Senang Dengan Pemecatan Shakespeare

Pemain Leicester City menuntut untuk mengetahui alasan di balik pemecatan Craig Shakespeare. Mereka menyarakan ketidaksenangan mereka dalam sebuah pertemuan sebelum sesi latihan pada hari Kamis (19/10) yang mengubah fokus pada dewan klub dan membuat Michael Appleton, manajer sementara, yang mengakui bahwa dia tidak dapat menjawab pertanyaan mereka.

Appleton menggambarkan para pemain sebagai “cheesed off” dan sedikit kecewa dalam hal pemecatan tersebut, ketika mereka berkumpul di tempat laihtan untuk pertama kalinya sejak Shakespeare dipecat pada hari Selasa (17/10). Keputusan untuk membebaskan Shakespeare dari tugasnya yang hanya berjalan selama empat bulan tersebut menjadi tiga tahun kontrak telah disambut dengan berbagai kejutan dan kekecewaan di dalam klub, yang membuat dewan menghadapi tendangan balik dari dalam.

“Tentunya, pertemuan sebelum kami berlatih sedikit mentah. Orang-orang kecewa dan ingin mendapatkan jawaban dari berbagai pertanyaan, tapi saya bukan orang yang tepat untuk itu,” kata Appleton, yang merupakan orang nomor dua dari Shakespeare dan diminta untuk memimpin tim sementara klub mencari pengganti permanen.

“Dari sudut pandang saya, itu semua pertanyaan yang diperuntukkan bagi anggota senior tertentu dan bukan saya sendiri. Saya tidak melepaskan Craig dan saya tidak yakin dengan alasannya. Jika ada satu juta dan satu pertanyaan yang diajukan pada saya hari ini tentang mengapa? Maka anda mungkin telah bertanya pada orang yang salah,” tambahnya.

Appleton akan terbuka terhadap gagasan salah satu pemain yang bertindak sebagai perwakilan tim dari anggota tim utama dan berbicara kepada dewan untuk mendapatkan jawaban yang mereka cari,namun untuk saat ini dia ingin fokus kepada semua orang dalam persiapan pertandingan melawan Swansea pada hari Sabtu (21/10),di mana pemilik Leicester diharapkan untuk hadir menyaksikan pertandingan.

Sadar akan mood di antara para poemain, Appleton berpandangan bahwa sebaiknya mengubah format latihan dengan sesi yang lebih santai, dan dia merasa suasananya kembali terangkat. “Datang dari lapangan, dari pemudah yang sedikit menepis hal pertama dan sedikit kecewa dalam pertemuan yang kami alami, mereka benar-benar datang dengan senyuman di wajah mereka karena menikmati sesi latihan ini.”

Comments
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top