BERITA BOLA

Oh No! Hindari Konflik Kepentingan, RB Leipzig Terancam Absen Di Liga Champion Musim Depan

Bagi mereka yang mengikuti Bundesliga, tentunya sudah tak terlalu asing dengan nama RB Leipzig. Tim kota kecil tersebut telah menjelma menjadi kuda hitam ganas yang melibas lawan-lawannya, tak peduli seberapa besar mereka. Namun, kendati berhasil finish di tiga besar liga, Leipzig terancam harus absen dari Liga Champion musim depan. Lho, apa pasal?

Fans baru RB Leipzig yang ingin melihat Marcel Sabitzer dkk beraksi di Liga Champion musim mendatang sepertinya harus harap-harap cemas. Tim asuhan Ralph Hasenhüttl itu tengah menunggu keputusan apakah mereka akan berlaga di kompetisi prestisius Eropa tersebut, pasalnya, kesebelasan Red Bull Salzburg berhasil menjuarai Liga Austria. Lalu apa hubungannya? Rupanya, baik Leipzig maupun Salzburg dimiliki oleh perusahaan minuman berenergi Red Bull.

Karena keduanya sama-sama meraih tiket lolos ke Liga Champion, maka UEFA selaku regulator mau tak mau harus menentukan salah satu dari mereka yang akan berpartisipasi. Dalam salah satu peraturannya, UEFA memang melarang dua kesebelasan yang berada dalam kepemilikan satu perusahaan yang sama untuk berkompetisi di Liga Champions (dan juga Liga Europa) untuk menghindari ‘konflik kepentingan’. Jika dinilai dari peringkat di kompetisi domestik, maka Red Bull Salzburg lah yang akan melenggang ke babak grup Liga Champion musim mendatang. Tentunya hal ini sedikit disayangkan, mengingat potensi Leipzig sebagai tim kejutan akan lebih menarik untuk disimak kiprahnya ketimbang Salzburg yang selama lima musim berturutan selalu rontok di babak kualifikasi.

Adapun UEFA baru akan mengeluarkan keputusan resmi terhadap polemik ini minggu depan. Diharapkan badan tertinggi sepakbola Eropa itu akan menjadikan level kompetisi sebagai bahan pertimbangan, dimana Leipzig, yang berkiprah di Bundesliga Jerman, tentunya melalui jalan yang lebih terjal untuk meraih posisi mereka saat ini ketimbang Salzburg yang memang berstatus sebagai tim langganan juara di Liga Austria.

 

Facebook Comments

Facebook Comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top