BERITA BOLA

Noda Phillip Lahm Di Mata Michael Ballack

Pemain serbabisa Jerman yang baru saja pensiun, Phillip Lahm, mengakhiri karirnya dengan gemilang dan juga dianggap sebagai salah satu pemain sepakbola terbaik ‘luar-dalam’, namun tidak untuk Michael Ballack. Mantan pemain Chelsea itu masih menaruh kekesalan pada Lahm perihal ban kapten. Lho?

Profesionalitas serta kemampuan multifungsi Phillip Lahm menjadikannya salah satu sosok yang dihormati di era sepakbola modern, kendati demikian, bagi mantan rekan setimnya di tingkat negara, Michael Ballack, Lahm tidaknya seperti kelihatannya. Ballack bersikeras bahwa Lahm memiliki ‘wajah lain’ yang harus diketahui para pemujanya.

“Saya harus tahu tentang ‘wajah lain’ Lahm” ujar Ballack dalam satu sesi wawancara dengan Sport Doppelpass. “Saya tidak tahu bahwa jika seorang pemain mengambil peran kapten tidak harus mengembalikan (peran itu) setelahnya. Itu adalah serangan frontal” sindirnya getir. “Saya tidak pernah melangkah kembali ke tim nasional setelah insiden itu. Saya tidak punya kesempatan melakukan apapun untuk menentangnya. Cara hal itu terjadi betul-betul tidak oke” pungkasnya.

Rupanya, Ballack masih kesal dengan kejadian di Piala Dunia 2010. Kala itu, ia terpaksa menepi di sepanjang kompetisi karena cedera. Lahm pun ditunjuk menjadi kapten menggantikan Ballack, namun walaupun hal itu dimaksudkan hanya sementara, Lahm ngotot ingin mempertahankan ban kapten untuk jangka waktu yang lama, dan akhirnya didapuk sebagai kapten utama tim Panser.

Kendati komentar Ballack terdengar sumir, namun saat insiden itu terjadi, ia mendapat dukungan dari banyak pihak, dan mungkin hingga saat ini. Jika memang benar demikian, maka insiden ‘ban kapten’ itu akan terus tercatat sebagai noda kecil di karir sepakbola Lahm yang cemerlang dan jauh dari kontroversi.

Facebook Comments

Facebook Comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top