Ligue 1

Neymar Prioritaskan Liga Champions Dibandingkan Ballon d’Or

Neymar

Neymar menegaskan bahwa “impiannya” untuk memenangkan Ballon d’Or sebanding dengan keinginan untuk membawa Paris Saint-Germain meriah kemenangan pertama di Liga Champions.

Keputusan bintang Brasil tersebut meninggalkan Barcelona pada Agustus lalu dianggap sebagai bentuk usaha menantang Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi atas penghargaan individu bergengsi.

Neymar berada di urutan ketiga dalam pemungutan suara pada tahun 2015, yang kemudian dimenangkan oleh Messi, namun saat ini tidak masuk sebagai kandidat tiga besar tahun ini.

Tapi dengan PSG yang telah melenggang ke babak sistem gugur Liga Champions, prioritas striker 25 tahun itu adalah meniru kesuksesan yang ia nikmati bersama Barca di musim 2014-15.

“Ballon d’Or adalah sebuah mimpi, tapi saya tidak memprioritaskannya,” kata Neymar dalam sebuah wawancara dengan website resmi PSG (14/11/2017).

“Tapi penghargaan semacam itu tidak memenuhi pikiran saya. Pertama-tama kita harus memikirkan tujuan tim dan seluruh pemain ingin memenangkan Liga Champions. Untung saja saya pernah memenangkannya, saya tahu sensasi ini dan saya ingin merasakannya dengan PSG.

“Jika trofi kolektif dimenangkan, maka penghargaan individu akan datang dengan sendirinya. Ini hanya masalah usaha dan kerja lebih keras, untuk fokus pada tujuan utama.”

PSG tampak superior di kompetisi Eropa sejauh musim ini, lolos dari Grup B dengan empat kemenangan berturut-turut. Namun, Neymar yakin pemimpin klasemen Ligue 1 itu tidak boleh cepat puas dengan prestasi mereka.

“Untuk memenangkan Liga Champions, bukan hanya tentang pikiran, tapi juga bagaimana secara tim bisa membuat perkembangan.

“Liga Champions adalah hasil kerja keseluruhan musim, sangat sulit mendapatkannya, apalagi mentalitas menjadi faktor besar.”

Kemudian juga, striker Brasil itu ditanya isu yang beredar tentang perseteruannya dengan Unai Emery, dan bahkan Cavani. Namun, Neymar menegaskan bahwa apa yang dibuat oleh media tidak ada yang benar.

“Saya tidak tahu darimana kabar semacam itu berasal,” Neymar menjelaskan. “Saya tidak merasakan hal-hal buruk dan saya tidak membaca apapun tentang kabar terakhir.

“Pelatih (Unai Emery) bersikap sangat baik pada saya, begitu juga dengan Edi (Cavani). Tidak ada masalah setelah insiden penalti, karena saya tahu bagaimana caranya bersikap agar bisa saling mendukung.”

Facebook Comments

Facebook Comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top