BERITA BOLA

Nagelsmann Terlalu Muda Untuk Latih Bayern Munich ?

Julian Nagelsmann

Julian Nagelsmann terlalu muda untuk menjadi pelatih Bayern Munich berikutnya dan klub tersebut perlu mempertimbangkan filosofinya untuk menemukan penerus Jupp Heynckes, kata Oliver Kahn.

Heynckes keluar dari masa pensiun untuk melatih sang raksasa Bundesliga bulan lalu setelah pemecatan Carlo Ancelotti, dengan veteran tersebut langsung menorehkan empat kemenangan beruntun di liga, termasuk kemenangan Klassiker atas Borussia Dortmund pekan lalu.

Namun pelatih berusia 72 tahun itu hanya memiliki kesepakatan sampai akhir musim dan mengindikasikan bahwa dia tidak ingin menjadi pelatih lebih lama, setelah meninggalkan klub tersebut pada Juni 2013 dengan catatan treble winners.

Thomas Tuchel (mantan pelatih Borussia Dortmund) dan Nagelsmann dilaporkan sebagai kandidat untuk menempati posisi tersebut, namun Oliver Kahn yakin Nagelsmann masih belum layak melatih Bayern di usia 30 tahun.

“Jupp Heynckes hanya solusi untuk saat ini,” kata Kahn kepada Omnisport (9/11/2017), berbicara di Golden Foot Hublot Award di Monaco. “Solusi yang sangat bagus, tapi dia bukan solusi untuk masa depan.

“Sangat sulit bagi Bayern untuk menemukan pelatih untuk masa depan. Karena sulit untuk memastikan filosofi pelatih mana yang sesuai dengan Bayern Munich. Pelatih macam apa yang mereka inginkan?

“Anda memberi beberapa nama pelatih seperti Julian Nagelsmann atau Thomas Tuchel, mereka sangat menarik tapi saya pikir Nagelsmann masih terlalu muda untuk klub sekelas Bayern. Telalu memaksakan jika membawanya sebagai pelatih dalma waktu dekat.

“Thomas Tuchel adalah pelatih yang sangat baik, tapi jika dia masuk ke sistem Bayern, sulit untuk memastikan adaptasinya, karena dia adalah salah satu mantan pelatih rival.”

Kahn juga mengungkap keyakinan bahwa Bayern harus mempertimbangkan secara mendalam jenis pelatih yang mereka inginkan untuk membawa kesuksesan.

“Masalah Bayern Munich adalahmmereka tidak mengembangkan filosofi mereka sendiri,” mantan kiper Jerman tersebut menambahkan. “Mereka juga tidak mengembangkan pelatih dari akademi mereka sendiri.

“Dan itulah mengapa sangat sulit bagi Bayern Munich menemukan pelatih yang sempurna, untuk jangka panjang dan memastikan kesuksesan lebih lanjut. Selalu ada tekanan besar untuk melatih tim besar semacam ini.”

Facebook Comments

Facebook Comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top