BERITA BOLA

Mourinho Ciptakan Perpecahan di Real Madrid

Raul Gonzalez telah mengingat kembali masa-masa ketika Jose Mourinho tengah berada di Real Madrid. Salah satu pemain legendaris Real Madrid tersebut telah menilai bahwa Mourinho telah menciptakan adanya perpecahan di sana.

Sebenarnya Raul pun tidak sempat berada di bawah arahan pelatih berkebangsaan Portugal tersebut ketika dirinya memperkuat Real Madrid. Raul Gonzalez meninggalkan Real Madrid pada tanggal 25 Juli 2010 bertepatan saat Mourinho akan memulai masa kerja di Real Madrid.

Pada prosesnya, Mourinho telah membawa Real Madrid meraih Copa del Rey pada musim perdananya. Kemudian Mourinho menjuarai La Liga pada musim selanjutnya. Dalam dua tahun tersebut, Raul menyebutkan memang Mourinho telah menunjukkan kinerja yang cukup sukses bersama Real Madrid.

Meskipun demikian, Raul pun lantas melihat terdapat perpecahan pada tubuh tim saat memasuki tahun ketiga. Hal tersebut yang diyakini menjadi pemyebab kapten serta penjaga gawang legendaries Real Madrid, Iker Casillas memutuskan untuk meninggalkan Los Blancos.

Casillas memang telah meninggalkan Real Madrid pada tahun 2015 lalu, namun dirinya telah kehilangan posisinya ketika Mourinho masih menjadi pelatih. Pada tahun ketiga melatih Real Madrid, Mourinho telah memicu kontraversi saat dirinya memutuskan untuk membangku cadangkan Casillas serta lebih memilih Diego Lopez untuk menjadi penjaga gawang utamanya.

Pada waktu itu, sebenarnya Casillas menjadi pemempin tim namun tereduksi serta kerap menjadi sasaran kritikan. Raul pun menyebutkan bahwa Casillas serta pihak klub sebenarnya cukup mengetahui kondisi sebenarnya yang tengah terjadi di dalam klub pada saat itu. namun dia cukup meyakinkan untuk menyimpulkan bahwasannya perpecahan yang sudah terjadi di bawah kepelatihan Mourinho telah menjadi penyebabnya.

“Memang Mourinho telah berkerja dengan sangat bagus. Bahkan sangatlah bagus pada dua tahun pertamanya. Tim mampu tampil dengan kompetitif serta mampu mengalahkan Barcelona yang menjadi klub terbaik pada saat itu,,” ungkap Raul pada AS.

“Sewaktu saya berada di sana, ada sejumlah orang yang telah mengatakan bahwa sesuatu telah terjadi diluar kenyataan sesungguhnya. Namun perpecahan yang telah diciptakan oleh Mourinho terlihat jelas. Memang ada perpecahan. Meskipun demikian, pekerjaan yang telah dilakukannya sangat bagus,” tambah Raul sebagaimana telah dikutip dari Football Espana.

Facebook Comments

Facebook Comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top