Piala Dunia

Menyusul Perayaan Gol Kontroversial, Dua Bintang Swiss Ini Lolos Dari Hukuman FIFA

Dua bintang andalan Swiss, Xherdan Shaqiri dan Granit Xhaka baru saja resmi lolos dari sangsi larangan bertanding menyusul perayaan gol mereka ke gawang Serbia yang memicu kontroversi karena dianggap bermuatan politis.

Pada laga yang berlangsung hari Jumat pekan silam tersebut, Serbia membuka keunggulan lewat tandukan Alexander Mitrovic, namun di babak kedua, Granit Xhaka mampu menyamakan kedudukan lewat sepakan melengkung jarak jauh sebelum Shaqiri membawa Swiss meraih epic comeback lewat gol individualnya di penghujung laga. Uniknya, kedua pemain tersebut merayakan dengan gestur yang sama; yakni dua tangan terkatup membuat bentuk elang berkepala dua yang sedang mengepakkan sayap.

Elang Berkepala Dua; Lambang Agung Negara Albania

Setelah ditelisik lebih jauh, baik Shaqiri maupun Xhaka rupanya merupakan keturunan imigran Albania, yang mencari suaka setelah negara tersebut dijajah oleh Serbia. Lambang negara Albania adalah elang berkepala dua. Maka, perayaan Shaqiri-Xhaka disinyalir merupakan pernyataan politis kedigdayaan mereka atas Serbia.

Setelah menerima pengaduan dari federasi sepakbola Serbia, FIFA langsung mengambil tindakan dan meneliti kejadian tersebut secara rinci. Setelah sempat dirumorkan akan menghukum dua bintang Swiss tersebut dengan sangsi larangan bertanding selama dua laga ke depan, FIFA akhirnya melunak dan hanya menjatuhkan denda  sebesar 10,000 Swiss Franc (setara 7,600 Pounds).

Kabar ini tentunya sangat melegakan pihak Swiss, yang tengah bersiap menghadapi laga krusial kontra Kosta Rika yang akan menentukan kelangsungan kiprah mereka di Piala Dunia tahun ini. Pasalnya Xhaka dan Shaqiri merupakan dua pemain vital yang nyaris tak tergantikan di setiap laga. Shaqiri telah mencetak 21 gol dari 72 Caps bersama Swiss sejauh ini, sementara Xhaka, yang bermain di Arsenal, adalah dinamo lini tengah yang bertindak sebagai penghubung utama antara lini tengah dan belakang.

Comments
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top