BERITA BOLA

Mengharukan! Kumandang Takbir Komentator Iringi Lolosnya Mesir Ke Piala Dunia

Gol Mohammed Salah lewat titik putih di menit-menit akhir membawa negaranya, Mesir, lolos ke putaran final Piala Dunia 2018 mendatang secara luar biasa dramatis. Seluruh pendukungnya pun bersorak sorai, bersuka cita dan menangis bahagia, tak terkecuali seorang komentator Mesir yang mengumandangkan takbir sembari menangis sesaat setelah bola sepakan Salah bergetar di gawang lawan.

Mesir membutuhkan kemenangan atas tim tamu, Kongo untuk mengamankan satu slot zona Afrika di Piala Dunia Rusia mendatang. Seri sekalipun, maka pupus lagi harapan tim sepakbola mereka untuk berlaga di ajang prestisius tersebut. Setelah babak pertama yang berakhir dengan skor kacamata, akhirnya seisi stadium Borg El Arab pun bersorak di menit ke 64 setelah Mohammed Salah mencetak gol pembuka memanfaatkan bola liar aksi Mohammed El Neny. Namun di menit 86, asa yang membumbung seketika sirna setelah Arnold Bouka Moutou menceploskan bola yang membuat kedudukan menjadi satu sama. Keheningan yang menekan pun menyeruak, bukan hanya di sekitar lapangan, tapi sepertinya juga di seantero kota Alexandria. “Haram, haram, haram..” demikian ucap komentator televisi Mesir, Medhat Shalaby, melihat tim yang dicintainya terancam gagal. Meski wasit memberikan lima menit waktu tambahan, semakin sedikit waktu bagi Mesir untuk membuka ‘gerbang’ itu.

Medhat Shalaby; Komentator Mesir yang sangat mencintai Tuhan dan tim nasionalnya

Kemudian di menit 93, gelombang serangan Mesir ke daerah pertahanan Kongo berbuah hasil. Mahmoud ‘Trezeguet’ Ibrahim Hassan dijatuhkan Beranger Itoua di kotak penalti, wasit menunjuk titik putih dan kehidupan pun seakan kembali ke seisi Borg El Arab, dan juga ke rona suara komentator Shalaby. “Bismillahhirrahmanirrahim, Bismillahhirrahmanirrahim, Mohamed Salah, Mohamed Salah, Ya Rabb, Ya Salam” demikian panjatan doanya kala Mo Salah bersiap menjadi eksekutor. Seiring bunyi peluit, Salah berlari kecil dengan mantap dan menyarangkan bola ke kanan gawang, mengecoh kiper Barel Mouko yang menjatuhkan diri ke arah berlawanan. Gegap gempita pun pecah, terlihat wajah-wajah bertangisan dengan bahagia di layar televisi, Mo Salah menjadi pahlawan nasional, seluruh pendukung Mesir yang hadri di stadiun, termasuk para fotografer, terlihat melupakan sejenak kewajiban mereka dan malah berlari menyongsong Salah, sang pahlawan.

“Allahu Akbar!…Alllahu Akbar!…Alhamdulillah…Alhamdulillah…” Shalaby sang komentator pun tak ketinggalan. Ia larut dalam haru dan terus mengumandangkan syukur pada Tuhan karena kejadian yang sangat dramatis itu. Suaranya berubah lirih dan jelas sekali terdengar ia tak kuasa menahan tangis.

Gol Salah adalah pemicu, namun takbir yang berkumandang dan euforia kemenangan membuktikan bahwa sepakbola bisa jadi alat pemersatu yang menyejukkan hati mereka yang menyaksikannya.

Selamat dan terima kasih untuk momen yang indah, Mesir!

Egypt 2 – 1 Congo — WC Qualifier

Egypt 2 – 1 Congo — What an atmosphere! Congrats Egypt! 🎉Salah ⚽️ ⚽️ — ⚽️ Moutou

Posted by Footism on Sunday, 8 October 2017

Facebook Comments

Facebook Comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top