BERITA BOLA

Mengenal Shane Smeltz sebagai Marquee Player Pusamania Borneo

Kurang dari sepekan lagi Liga 1 akan digelar. Masing-masing kontestan terus berbenah untuk memperkuat tim sebelum terjun ke kompetisi. Apalagi terdapat regulasi mengenai marquee player yang memungkinkan klub untuk mendatangkan pemain bintang. Beberapa klub di Indonesia memanfaatkan aturan ini dalam menghadirkan pemain.

Jika Persib Bandung sudah memiliki Michael Essien dan Carlton Cole dan Madura United mendaratkan Peter Odemwingie, maka Pusamania Borneo tak mau kalah. Klub kebanggaan warga Samarinda ini berhasil merekrut pemain yang pernah berlaga di Piala Dunia. Ia adalah Shane Smeltz. Pemain ini pernah memperkuat Selandia Baru pada Piala Dunia 2010. Menurut situs Transfermarkt, Smeltz didatangkan secara gratis dari klub Wellington Phoenix. Namun harga pasarannya adalah 425 ribu poundsterling.

Sebelum datang ke Indonesia, karir pemain ini cukup berliku. Lahir di Jerman 35 tahun lalu, Smeltz memilih untuk membela Selandia Baru. Adapun sebagian besar karirnya dihabiskan di Liga Australia. Beberapa klub yang sempat ia bela antara lain Perth Glory, Gold Coast United, dan Sidney FC. Dari 3 klub tersebut, Smeltz mencatatkan 145 kali bermain dengan koleksi 68 gol. Sedangkan untuk tim nasional, catatan Smeltz cukup mentereng. Sejak debut pada 2003 pada usia 21 tahun, ia telah bermain dalam 53 pertandingan dan menyumbangkan 24 gol.

Smeltz juga pernah mencicipi kompetisi di Inggris saat ia memperkuat AFC Wimbledon. Ia juga pernah bermain di Liga Turki ketika bersama Genclerbirligi Ankara. Namun di klub ini Smeltz hanya bermain dalam 7 pertandingan saja. Ia juga cuma mencetak 1 gol. Di negara tetangga, Smeltz juga sempat menghabiskan waktu selama 6 bulan saat bermain untuk Kedah FC. Setelah itu ia mudik ke Wellington sampai akhirnya direkrut Pusamania Borneo.

Menarik untuk menyimak bagaimana perpaduan Smeltz dengan pemain lokal Pusamania, Lerby Eliandry. Smeltz yang memiliki tinggi 185cm tentu merupakan duet yang cocok bagi Lerby. Dengan postur yang dimilikinya, Smeltz bisa menjadi raja udara di kompetisi Liga 1 nanti.

 

Facebook Comments

Facebook Comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top