BERITA BOLA

Menengok Nasib 4 Mantan Staf Jose Mourinho

Jose Mourinho merupakan salah satu manajer sukses di blantika sepakbola. Rekam jejaknya sudah teruji ketika ia membesut beberapa klub top benua Eropa. Karir Mou tidak ujug-ujug. Ia menapakinya dari bawah ketika menjadi asisten Sir Bobby Robson di Barcelona. Di klub yang sama, Mou juga pernah jadi bawahan dari Louis van Gaal.

Selang beberapa lama, Mou mulai mendapat kepercayaan untuk menjadi Manajer. Namanya mulai moncer ketika berhasil membawa Porto menjuarai Liga Champions 2004. Setelah itu, Mou diboyong Roman Abramovich ke Chelsea. Ia mulai kepemimpinannya di klub asal London ini. Di dunia sepakbola, manajer klub tentu tidak akan sendirian ketika mengelola klub. Mereka akan dibantu oleh staf yang kompeten di bidangnya. Kini beberapa asisten Mou sudah ada yang menjadi pelatih. Bagaimana nasib mereka? Mari kita simak.

Steve Clarke

Clarke adalah bagian dari kesuksesan Mou dalam meraih 2 gelar Premier League secara beruntun di awal kepelatihan Mourinho. Saat itu Clarke menjadi asisten pelatih dari The Special One. Statusnya saat ini adalah pengangguran setelah terakhir kali menjadi asisten Roberto di Matteo saat menukangi Aston Villa di tahun 2016.

Andre Villas-Boas

Pelatih muda dan berbakat asal Portugal ini sudah akrab dengan Mou saat menukangi Porto. Ia adalah pemandu bakat. Mou membawa AVB saat ia melatih Chelsea dan Inter. Kini setelah sekian tahun, AVB berkelana di negeri tirai bambu dengan menukangi Shanghai SIPG

Aitor Karanka

Karanka menjadi asisten Mourinho saat The Special One mengarsiteki Real Madrid. Saat Mourinho hengkang, Karanka memulai karirnya sendiri dengan menjadi manajer Middlesbrough. Namun statusnya saat ini adalah pengangguran pasca ia dipecat klub ini bulan Maret kemarin.

Brendan Rodgers

Sosok yang hampir membawa Liverpool juara ini adalah staf Mourinho di Chelsea. Ia menjabat manajer tim U-18. Dibanding 3 nama sebelumnya, karir manajerialnya paling sukses. Ayah dari Anton Rodgers ini sukses membawa Glasgow Celtic menjadi kampiun di Skotlandia.

Facebook Comments

Facebook Comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top