Piala Dunia

Maradona Siap Latih Timnas Argentina Tanpa Dibayar

Diego Maradona akan kembali melatih Argentina secara gratis setelah tersingkir di Piala Dunia tahun ini.

Pria 57 tahun itu berada di tribun saat tim asuhan Jorge Sampaoli mengalami kekalahan 4-3 melawan Prancis di babak 16 besar dan mengatakan bahwa sikap enerjiknya di pertandingan itu tidak mencerminkan perasaannya tentang hasil pertandingan.

Argentina mencapai perempatfinal Piala Dunia 2010 dengan Maradona sebagai pelatih dan ia menyatakan keinginannya untuk mengambil pekerjaan itu lagi dalam ketika tampil di wawancara televisi Venezuela Telesur.

“Ya, dan saya akan melakukannya secara gratis, saya tidak akan meminta imbalan apa pun untuk negara saya,” kata Maradona. “Hal semacam itu adalah suatu kebanggaan, saya selalu antusias ketika berbicara tim nasional, dan apa yang dialami terakhir kali jelas menyakiti saya.”

Ketika ditanya tentang penggambarannya di media, dia menambahkan: “Mereka pikir saya senang tapi hati saya sangat sakit.

“Saya berharap Tuhan memberi saya kekuatan untuk kembali ke lapangan. Tahun-tahun dan kehidupan berjalan untuk semua orang dan saya mencapai usia 57 tahun untuk menyaksikan tim saya dikalahkan oleh tim yang saya rasa bukan salah satu yang terbaik di Piala Dunia.

“Itu membuat saya merasa buruk, semua yang kami bangun dengan banyak usaha dihancurkan dengan sangat mudah.”

Setelah menyaksikan Brasil lolos ke babak delapan besar dengan kemenangan 2-0 atas Meksiko pada Senin malam, Maradona mendukung pelatih Selecao Tite untuk membawa timnya ke pertandingan final di Rusia.

“Saya melihat tim yang sangat kuat dari Brasil yang sedang menuju ke gelar juara,” kata pemenang Piala Dunia 1986 itu. “Saya sangat suka Tite karena dia pandai dalam membuat strategi, segalanya berjalan lebih baik ditangannya.

“Meksiko ingin bermain seperti yang mereka lakukan saat melawan Jerman (kemenangan 1-0 di Grup F) dan mereka memberi segalanya. Meksiko tidak bisa memberikan yang lebih banyak.”

Maradona juga memberikan komentar tentang apa yang dilakukan Neymar di lapangan, yang mencetak gol pertama untuk Brasil tetapi juga bereaksi secara teatrikal ketika seorang pemain Meksiko diduga menginjak kakinya.

“Neymar harus diberitahu: ‘Entah Anda membuat kami menangis atau Anda membuat kami tertawa’,” Maradona menambahkan. “Ketika salah satu pemain Meksiko menginjaknya, itu menyedihkan, tetapi setelah itu saya melihat dia berlari dengan gembira.”

Comments
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top