BERITA BOLA

Mantan Staf United Beberkan ‘Dinginnya’ Sir Alex Ferguson Depak 3 Legenda Klub

Sir Alex Ferguson memang dikenal sebagai pelatih brilian yang dominan dan tak segan untuk bertindak. Di eranya, Manchester United dibawa menjadi salah satu tim terbaik sejagat raya. Meski memiliki sejumlah ‘anak emas’, Ferguson juga tak pikir dua kali untuk ‘mengusir’ mereka jika dianggapnya bertindak kelewatan. Seperti yang diakui oleh pelatih kiper Manchester United era Ferguson, Tony Coton.

Tony Coton; Saksi ‘kegalakan’ Alex Ferguson

Menulis untuk media The Mail on Sunday, Coton menghitung setidaknya tiga kali menyaksikan manajer legendaris asal Skotlandia itu berkonflik dengan sejumlah bintang terbesar United; diantaranya David Beckham, Roy Keane dan Ruud Van Nistelrooy.

Menurut Coton, bukanlah pertikaian di kamar ganti yang membuat Beckham akhirnya hengkang ke Real Madrid, namun cara sang gelandang merespon kejadian itu yang membuat Ferguson tanpa pikir panjang langsung mengirimnya pergi. Beckham, menurut Coton, sengaja membocorkan kejadian tersebut kepada awak media dan menciptakan drama ‘goresan pelipis’ untuk unjuk kekuasaan dengan Sir Alex. Coton menyadari kala itu, bahwa tim publisitas Beckham benar-benar berupaya mencarikan angle (sudut) terbaik dalam foto ‘goresan’ di pelipis sang raja tendangan bebas. Reaksi pertama Coton kala itu adalah ‘Tutup pintu saat kau keluar, David’.

Luka pelipis Beckham; Dibesar-besarkan?

Bukan hanya Beckham, yang notabene salah satu pemain terbesar yang pernah dimiliki United, Sir Alex pun tak segan beradu kepala dengan kapten kharismatik nan temperamental klub, Roy Keane, yang dikenal sangat berpengaruh di kalangan pemain. Menurut Coton, Sir Alex kehilangan kesabaran saat Keane terus melontarkan keluhan pada keputusan Sir Alex untuk mengundang para keluarga pemain untuk datang dan menyaksikan kesayangan mereka di sesi latihan rutin. Keane bahkan tetap melontarkan ketidaksukaannya pada gagasan itu di sesi barbecue tim yang seharusnya dipergunakan untuk bersantai dan mempererat keakraban. Sir Alex kemudian tidak mencantumkan nama Keane di tur pramusim 2005 / 2006 hingga sang jangkar memutuskan untuk hijrah ke Celtic.

Roy Keane ; Cuma boleh ‘nyolot’ di lapangan

Demikian pula nasib yang menimpa Ruud Van Nistelrooy. Striker tajam yang menjadi andalan Manchester United selama bertahun-tahun itu bermasalah dengan Sir Alex di final Piala Liga tahun 2006. Kala itu, Nistelrooy dicadangkan oleh Sir Alex dan tak kunjung dimainkan sepanjang pertandingan. Ia pun serta merta melontarkan makian verbal pada sang pelatih, yang kebetulan disaksikan langsung oleh Coton. Ferguson pun langsung berujar pada Coton “(Van Nistelrooy) selesai disini. Tak ada yang berkata seperti itu pada saya”. Selepas perayaan kemenangan laga tersebut di ruang ganti, Ferguson mengambil waktu untuk berbicara empat mata dengan Nistelrooy. Tak lama kemudian, sang Meneer pun resmi ke Spanyol membela Real Madrid.

Van Nistelrooy; jebol gawang : Yes, koyak kesabaran Ferguson : Out

Dari hal di atas, bisa diambil satu kesimpulan mutlak; sebagus apapun kamu sebagai pemain sepakbola, jangan pernah menentang seorang Sir Alex Ferguson jika masih ingin bermain dengan kostum Manchester United.

 

Facebook Comments

Facebook Comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top