BERITA BOLA

Mantan Pemain Newcastle Ditangkap Atas Tuduhan Penggelapan Pajak

Mantan gelandang Newcastle, Sylvain Marveaux, yang saat ini bermain untuk klub Perancis, Lorient telah ditangkap di Perancis. Dia termasuk dalam empat orang yang ditahan di Perancis yang berkaitan dengan penyelidikan dari HM Revenue and Customs Criminal terhadap penggelapan pajak senilai 5 juta poundsterling dalam transfer sepakbola.

Ketika petugas HMRC melakukan penggeledahan di kantor stadion di Newcastle dan West Ham United pada hari Rabu (26/4) kemarin, dan menangkap Lee Charnley, direktur pengelola Newcastle, Marveaux adalah salah satu dari mereka yang ditangkap dan diinterogasi oleh petugas penegak hukum Perancis sehubungan dengan penyelidikan yang sama. Keseluruhan orang tersebut telah dibebaskan.

Marveaux berusia 25 tahun ketika bargabung dengan Newcastle United dari Rennes pada bulan Juli 2011, yang ditahan dengan basis garde a vue, yang berarti bahwa dia ditahan dan diinterogasi menganai tuduhan melakukan kejahatan yang dilakukan.

Dia mengatakan dalam sebuah pernyataan: “Saya bekerja sama sepenuhnya denan para penyidik. Mereka melihat ke dalam kesepakatan tentang saya yang mana saya hanya tahu sedikit tentang detailnya, yaitu keadaan penadatanganan saya untuk Newcastle pada tahun 2011 silam. Hanya itu yang bisa saya katakan untuk saat ini, namun hanya untuk menambahkan bahwa saya akan terus membantu penyelidikan dan penawaran semua informasi yang bisa ditanyakan kepada saya,” ujar Marveaux.

Marveaux berada di dalam buku Newcastle selama lima tahun, namun hanya mampu mencatatkan 13 penampilan saja di Liga. Dia kemudian dipinjamkan ke Guingamp untuk musim 2014-15, lalu kemudian pindah ke Lorient pada musim panas yang lalu. Dia sebelumnya mengatakan bahwa dia memiliki hubungan yang sulit dengan manajer Newcastle yang mendatangkan dirinya, Alan Pardew.

Pemodal Nasioal Parquet Perancis, yang bertanggung jawab untuk mengadili kejahatan keuangan yang serius mengatakan dalam sebauh pernyataan pada hari Rabu (26/4) bahwa empat orang telah di bawa ke dalam tahanan menyusul permintaan dari HMRC atas bantuan penyelidikan terhadap dugaan pajak penghasilan dan kecurangan asuransi nasional. Newcastle United , West Ham United, dan Chelsea mengatakan bahwa mereka turut membantu dalam penyelidikan tersebut.

Facebook Comments

Facebook Comments

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top